Bank BJB Salurkan Upah Tukang Tahap Pertama Program Rutilahu di Kelurahan Grogol

Bank BJB Salurkan Upah Tukang Tahap Pertama Program Rutilahu di Kelurahan Grogol

Lurah Grogol Firman Yudha Nugroho bersama penerima manfaat Rutilahu . Usai pemberian upah tukang 25/11/2025.

CYBER88 | Cilegon — Bank BJB menyalurkan upah tukang tahap pertama dalam Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon kepada delapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Grogol. Dana disalurkan langsung kepada penerima tanpa potongan apa pun, sesuai ketentuan dan petunjuk teknis Perkim.

Lurah Grogol, Firman Yudha Nugroho, menyampaikan bahwa pembayaran upah tukang telah dilaksanakan tepat waktu dan sesuai prosedur. Total upah yang diberikan kepada setiap penerima adalah Rp7 juta, yang dicairkan dalam dua termin.

“Hari ini sudah disampaikan dana upah tukang tahap pertama sebesar Rp3,5 juta. Sisanya akan diberikan setelah progres pembangunan mencapai 100 persen,” ujar Firman.

Ia menegaskan bahwa seluruh dana diterima langsung oleh KPM. ,Tidak ada potongan, dan tidak ada yang menyelewengkan. Semua kami berikan penuh kepada penerima sebagai bagian dari dukungan terhadap swadaya masyarakat,” tambahnya.

Firman juga mengungkapkan bahwa masih ada warga penerima yang belum mampu memberikan swadaya karena keterbatasan ekonomi. Namun demikian, semangat kebersamaan tetap tumbuh berkat bantuan spontan dari Ketua RW Sanuri.

“Alhamdulillah ada warga yang membantu dengan dana pribadi. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dalam program Rutilahu benar-benar berjalan,” tuturnya.

Perwakilan Bank BJB, Dias, memastikan seluruh dana tahap pertama telah diterima oleh delapan penerima manfaat.“Total dana yang disalurkan hari ini sebesar Rp28 juta, masing-masing Rp3,5 juta untuk delapan orang. Semua dicairkan tanpa potongan” jelasnya.

Dias menambahkan bahwa total anggaran untuk satu unit program Rutilahu adalah Rp30 juta, terdiri dari Rp23 juta untuk material dan Rp7 juta untuk upah tukang.

Sementara itu, Tim Fasilitator Lapangan (TFL) saat dijumpai mengatakan bahwa tantangan utama adalah mendorong partisipasi swadaya dari penerima bantuan. “Program ini masih baru, jadi kami terus memotivasi agar penerima manfaat dapat berperan aktif dalam swadaya,” ucapnya.

Dengan tersalurkannya upah tukang tahap pertama ini, Pemerintah Kelurahan Grogol berharap pembangunan rumah program Rutilahu dapat berjalan lancar hingga selesai 100 persen.

Komentar Via Facebook :