Kodim 0723/Klaten Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Pembangunan KDKMP

Kodim 0723/Klaten Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Pembangunan KDKMP

CYBER88 | Klaten — Komando Distrik Militer (Kodim) 0723/Klaten terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam rangka mendukung percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Klaten. Hal tersebut ditandai dengan kehadiran Komandan Kodim 0723/Klaten, Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.IP., dalam pertemuan konsultan pembangunan KDKMP bersama jajaran Danramil Kodim 0723/Klaten.

Pertemuan yang digelar di Resto Simbar Joyo, Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, Jumat (09/01/2026), bertujuan memperkuat sinergi antara konsultan pembangunan dan aparat teritorial TNI AD agar pelaksanaan pembangunan KDKMP berjalan optimal, terarah, dan sesuai ketentuan.

Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai hal strategis, mulai dari progres pembangunan, mekanisme pengendalian kegiatan, hingga sinkronisasi peran seluruh unsur terkait guna memastikan pelaksanaan pembangunan sesuai perencanaan, ketentuan teknis, serta target waktu yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini turut dihadiri Pasiter Kodim 0723/Klaten Kapten Inf Eka Atmaja, Pasipers Kodim 0723/Klaten Kapten Inf Ariyanto, Dan Unit Intel Kodim 0723/Klaten Lettu Cba Ariztiyana Ika Purwanditha, serta Suwarna, selaku Manajer Pemasaran Bank BRI.

Dalam sambutannya, Suwarna menyampaikan apresiasi kepada Komandan Kodim 0723/Klaten atas kepercayaan yang diberikan kepada Bank BRI untuk terlibat dalam pendampingan program pembangunan KDKMP.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada Bank BRI untuk mendampingi program pembangunan yang sangat strategis bagi bangsa dan negara, yakni Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Suwarna.

Ia menambahkan, pembangunan KDKMP sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi desa berbasis gotong royong dan kekeluargaan, sekaligus menghadirkan layanan ekonomi desa yang modern dan berkelanjutan.

Sementara itu, Letkol Inf Slamet Hardianto menjelaskan bahwa saat ini terdapat 277 titik pembangunan KDKMP di Kabupaten Klaten, dengan 227 titik telah memasuki tahap pengerjaan.

“Pelaksanaan pembangunan kami bagi ke dalam empat kelompok berdasarkan tahapan turunnya anggaran ke satuan. Hal ini untuk memudahkan pengendalian, pengecekan, serta monitoring di lapangan,” jelas Dandim.

Ia menegaskan bahwa seluruh pembangunan KDKMP dilaksanakan berdasarkan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan secara berjenjang, mulai dari PT Agrinas, Mabes TNI, hingga ke tingkat Kodim.

“Waktu pengerjaan ditetapkan selama 90 hari atau sekitar tiga bulan. Seluruh unsur pelaksana wajib memedomani spek teknis yang telah ditentukan,” tegasnya.

Dandim juga menekankan pentingnya penggunaan material sesuai spesifikasi serta memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) guna menjamin kualitas bangunan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa.

“Pembangunan harus sesuai spek, material sesuai ketentuan, dan kualitas terjamin. Ini demi keberlanjutan dan kemanfaatan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta diharapkan semakin memperkuat soliditas lintas sektor dalam mendukung keberhasilan pembangunan KDKMP sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa di Kabupaten Klaten.

(Agus STP)

Komentar Via Facebook :