Diguyur Hujan Deras, Ribuan Jamaah Tetap Padati Pengajian Tarjih Muhammadiyah di Klaten

Diguyur Hujan Deras, Ribuan Jamaah Tetap Padati Pengajian Tarjih Muhammadiyah di Klaten

CYBER88 | KLATEN – Meski diguyur hujan deras sejak usai Salat Jumat, ribuan jamaah tetap antusias mengikuti Pengajian Tarjih Muhammadiyah yang digelar di Masjid Agung Al-Aqsha Klaten, Jumat (23/1/2026).

Sekitar 7.500 jamaah yang terdiri dari warga Muhammadiyah dan Aisyiyah tampak memadati masjid hingga pengajian berakhir. Kondisi cuaca tidak menyurutkan semangat jamaah untuk menuntut ilmu agama.

Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Klaten, Drs. H. Sunarto, M.Hum, mengatakan hujan deras justru menjadi bukti kuatnya komitmen jamaah dalam mengikuti pengajian.

“Meski hujan turun cukup deras, jamaah tetap bertahan hingga acara selesai. Ini menunjukkan semangat istiqamah yang luar biasa,” ujarnya saat memantau siaran langsung kegiatan tersebut.

Pengajian Tarjih yang diselenggarakan oleh Majelis Tarjih PDM Klaten dan PCM Klaten Tengah ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan pemahaman keagamaan sesuai manhaj Tarjih Muhammadiyah.

Pengajian menghadirkan dua narasumber, yakni Ust. Arif Munandar, Lc dan Ust. Naschan Fahrurazi, yang menyampaikan materi tentang kaifiyat wudhu serta tuntunan ziarah kubur menurut Muhammadiyah.

Dalam pemaparannya, Ust. Naschan Fahrurazi menegaskan bahwa ziarah kubur bertujuan untuk mendoakan ahli kubur dan mengingat kematian, bukan untuk meminta-minta atau menjadikan kuburan sebagai perantara kepada Allah.

Ia juga menjelaskan adab ziarah kubur, di antaranya mengucapkan salam, menghadap kiblat saat berdoa, membaca Al-Fatihah dan surat-surat pendek, serta larangan duduk atau menginjak kuburan.

Pengajian Tarjih ini menjadi bukti nyata tingginya semangat dakwah dan konsistensi jamaah Muhammadiyah dalam menuntut ilmu, meskipun harus menghadapi tantangan cuaca.(Agus STP).

Komentar Via Facebook :