Marsda TNI Novla Mirsyah, Figur Pemimpin Tangguh yang Menyatukan Disiplin, Iman, dan Ketegasan Lapangan
Cyber88 | Jakarta — Marsekal Muda (Marsda) TNI Novla Mirsyah dikenal sebagai sosok perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang membangun kepemimpinan bukan dari balik meja, melainkan dari medan latihan, barisan prajurit, dan kedisiplinan yang dijalani dengan keteladanan. Keras dalam prinsip, disiplin dalam tindakan, serta teguh dalam ibadah, Novla Mirsyah menjelma sebagai figur pemimpin lapangan yang disegani sekaligus dihormati.
Alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1993 ini menorehkan rekam jejak istimewa sejak awal kariernya. Ia tercatat pernah menempuh pendidikan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat—sebuah jalur pendidikan yang menuntut ketahanan fisik, kecerdasan taktis, serta kekuatan mental tingkat tinggi. Dalam pendidikan tersebut, Novla Mirsyah meraih prestasi gemilang, menegaskan kapasitasnya sebagai prajurit lintas matra yang adaptif dan unggul.
Sebagai pemimpin, Novla Mirsyah dikenal aktif turun langsung ke lapangan. Ia memantau latihan, mengevaluasi kesiapan personel, hingga memastikan kesejahteraan prajurit di satuan. “Kalau latihan, beliau detail. Bukan sekadar fisik, tapi mental dan kecepatan berpikir,” ungkap salah satu prajurit Kopassus yang pernah berinteraksi langsung dengannya.
Dalam perjalanan kariernya, Marsda TNI Novla Mirsyah telah mengemban berbagai jabatan strategis, antara lain Komandan Den Bravo 90 pada 2015, Komandan Wing III Paskhas pada 2019–2020, Kabid Insan Litbang Pusjianstralitbang TNI pada 2023, Paban II/Jianevallat Ditjian Kodiklatau, serta menjabat sebagai Kepala Staf Komando Garnisun Tetap II/Bandung periode 2025–2026.
Setiap penugasan dijalani dengan satu benang merah:
Ketegasan, profesionalisme, dan orientasi pada hasil. Di balik ketegasan militernya, Novla Mirsyah juga dikenal sebagai perwira yang menjadikan keimanan dan ketakwaan sebagai fondasi kepemimpinan.
"Dalam berbagai kesempatan, ia menekankan bahwa moral dan spiritualitas adalah kekuatan utama prajurit. “Iman dan takwa harus menjadi landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme prajurit Kopasgat agar terus dilatih dan dipelihara secara berkelanjutan. Kecepatan bergerak, ketepatan bertindak, serta ketangguhan mental dan keunggulan moral, menurutnya, merupakan ciri utama yang tidak boleh luntur.
- Selain itu, disiplin ditegakkan tanpa kompromi. “Tidak ada pelanggaran sekecil apa pun.
- Disiplin adalah napas prajurit,” tegasnya.
Dalam arahannya, Marsda TNI Novla Mirsyah juga mendorong prajurit untuk menjadi sosok berprestasi dan membawa nama baik Kopasgat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia menekankan pentingnya zero accident serta menjaga kehormatan Korps Baret Jingga sebagai simbol profesionalisme, militansi, dan inovasi.
Di luar tugas kedinasan, Novla Mirsyah menunjukkan wajah humanis seorang perwira tinggi. Pada awal Januari 2026, ia terlihat mengikuti kegiatan Car Free Day (CFD) di Batusangkar, Tanah Datar, berinteraksi langsung dengan warga, serta mengapresiasi aktivitas positif masyarakat. Alumni SMPN 2 Batusangkar ini dikenal tetap menjaga silaturahmi dengan komunitas asalnya, menunjukkan bahwa kedekatan dengan rakyat adalah bagian dari jati diri prajurit.
Dengan pangkat bintang dua yang kini disandangnya, Marsda TNI Novla Mirsyah dipandang sebagai figur pemimpin masa depan yang memiliki visi, orientasi, dan wawasan luas.
Kepemimpinannya dinilai selaras dengan tuntutan perkembangan zaman, khususnya dalam mengembangkan panji-panji Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) agar tetap adaptif, modern, dan berdaya gentar tinggi.
Keras dalam latihan, tegas dalam keputusan, taat dalam ibadah, serta dekat dengan prajurit dan rakyat—itulah potret Marsda TNI Novla Mirsyah, pemimpin yang menghidupkan nilai keteladanan dalam setiap langkah pengabdian.


Komentar Via Facebook :