Terkait Gateway Parking di Pasar Cipeundeuy Yang Menuai Kontroversi, Ini Penjelasan Kades Cipeundeuy
CYBER88 | Bandung Barat - Pemasangan gateway parking yang mendapatkan penolakan dari para pedagang pasar tradisional Cipeundeuy di Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat, akhirnya Kepala Desa Cipeundeuy angkat bicara terkait aspirasi dari para pedagang.
Rusmana Dismartika, Kepala Desa Cipeundeuy menyampaikan kepada cyber.co.id bahwa dia memaklumi atas reaksi masyarakat dan para pedagang pasar dikarenakan mungkin merasa kaget akan perubahan sistem pengelolaan parkir tersebut, senin(02/03).
Kami pihak Pemdes sebetulnya menempuh berbagai tahapan dalam rangka revitalisasi pengelolaan parkir tersebut, diantaranya berdasarkan UU desa, peraturan Menteri Dalam Negeri, peraturan Desa tentang aset Desa dan peraturan Desa tentang penghasilan Desa, terangnya.
Kami juga koordinasi dengan pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan, tokoh masyarakat dan tokoh para pedagang kemudian hasil koordinasi tersebut kita sosialisasikan secara door to door maupun surat edaran, ujarnya.
Sebenarnya banyak nilai positif dari pemasangan gateway parking ini diantaranya, transparansi pendapatan parkir bisa lebih terpantau, keamanan kendaraan lebih kondusif dan kenyamanan pengguna jasa juga lebih terjamin karena sesuai peraturan Desa tarif retribusi juga hanya dikenakan Rp. 2000 tanpa batas waktu, ungkapnya.
Tentunya kita harapkan dengan adanya revitalisasi pengelolaan parkir ini bisa menjadi dampak positif bagi para pedagang dan pengunjung serta lebih meningkatkan PADes yang hasilnya untuk meningkatkan pembangunan di Desa Cipeundeuy, pungkasnya.(yus')


Komentar Via Facebook :