Arus Mudik Lebaran 2026 Terkelola Baik, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Optimal

Arus Mudik Lebaran 2026 Terkelola Baik, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Optimal

CYBER88 | Jakarta  – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan selama Angkutan Lebaran 2026 tetap berjalan optimal di 15 lintasan pantauan nasional. Tingginya mobilitas masyarakat pada periode mudik tahun ini berhasil dikelola dengan baik melalui kesiapan operasional yang matang serta koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan. Minggu, 22 Maret 2026

Secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H, jumlah penumpang tercatat mencapai 2.596.597 orang atau meningkat 5,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.463.910 orang. Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang mencapai 667.526 unit atau naik 7,2% dibandingkan 622.604 unit pada tahun sebelumnya.

Pada periode harian (H) tanggal 21 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 156.838 orang atau meningkat 1,7% dibandingkan 154.237 orang pada tahun lalu. Total kendaraan yang melintas tercatat sebanyak 40.066 unit atau naik 0,6% dibandingkan 39.811 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa layanan penyeberangan selama arus mudik berjalan lancar dan terkendali meskipun terjadi peningkatan signifikan dalam volume pergerakan masyarakat.

“Di tengah tingginya mobilitas pemudik, kami terus memastikan kualitas layanan tetap terjaga melalui peningkatan kapasitas operasional, penguatan pelayanan, serta koordinasi lintas stakeholder, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa,” ujarnya.

Lintasan Jawa–Sumatera–Bali masih menjadi koridor dengan volume pergerakan tertinggi dan memiliki peran strategis secara nasional. Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, ASDP melakukan penyesuaian pola operasi kapal, menyiapkan personel secara optimal, serta menerapkan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan kendaraan dan delaying system di sejumlah buffer zone.

Pengalihan Layanan

Dalam mendukung kelancaran distribusi arus balik, ASDP mengoptimalkan pengalihan layanan melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara bagi kendaraan golongan VIB, VII, VIII, dan IX pada periode 23–29 Maret 2026. Sementara itu, kendaraan golongan lainnya, termasuk sepeda motor, tetap dilayani melalui Pelabuhan Merak.

Penerapan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) dilakukan secara dinamis guna mempercepat proses bongkar muat sekaligus menjaga kelancaran rotasi kapal. Selain itu, optimalisasi Port Operational Control Center pada lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk semakin memperkuat pengendalian operasional secara real time.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyampaikan bahwa kesiapan menghadapi arus balik terus ditingkatkan. Hingga periode H sampai H+10, ketersediaan tiket pada lintasan Jawa–Sumatera dan Jawa–Bali masih mencapai 98,66%.

“Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan sejak dini dengan membeli tiket melalui Ferizy mulai H-60, memastikan data penumpang sesuai, serta datang ke pelabuhan tepat waktu,” jelasnya.

ASDP juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program stimulus diskon tarif yang masih tersedia. Sejak diberlakukan pada 12 Maret 2026, program ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 1,06 juta pengguna jasa dengan potongan hingga 100% tarif jasa pelabuhan atau sekitar 21,9% dari total tarif.

Hingga 21 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp14,5 miliar atau 40,84% dari target, dengan jumlah pengguna jasa mencapai 62,36%. Perbedaan persentase ini dipengaruhi oleh variasi jenis kendaraan dan lintasan yang digunakan.

Program stimulus tersebut berlaku pada tujuh lintasan dan 14 pelabuhan, yaitu Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kupang–Rote, Kupang–Kalabahi, Kupang–Hansisi, serta Galala–Namlea. Selain itu, kebijakan single tarif di Pelabuhan Bakauheni juga diberlakukan mulai 23 hingga 31 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran arus balik.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat selama periode Lebaran, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menjaga layanan penyeberangan tetap lancar, aman, dan nyaman, khususnya dalam menghadapi arus balik Lebaran.

Komentar Via Facebook :