Ferry Jadi Pilihan Utama Saat Long Weekend, Trafik Penyeberangan Merak–Bakauheni Meningkat Tajam
CYBER88 | JAKARTA — Angkutan penyeberangan ferry kini semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian antarpulau selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Tingginya mobilitas pengguna jasa terlihat dari lonjakan trafik penumpang dan kendaraan di sejumlah lintasan utama nasional yang dikelola , khususnya jalur Jawa–Sumatera dan Bali.
Direktur Utama , mengatakan, transformasi layanan yang dilakukan ASDP dalam beberapa tahun terakhir telah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi ferry.
Menurutnya, ferry kini tidak lagi dipandang sebagai moda alternatif, melainkan bagian penting dari gaya perjalanan masyarakat karena dinilai praktis, fleksibel, aman, dan nyaman.
Berdasarkan data ASDP periode 13 hingga 17 Mei 2026 pukul 14.00 WIB, lintasan Merak–Bakauheni melayani sebanyak 133.248 penumpang dan 36.647 kendaraan. Sementara arus balik Bakauheni–Merak tercatat melayani 118.383 penumpang dan 32.994 kendaraan.
Lonjakan trafik tertinggi terjadi pada Kamis (14/5), di mana jumlah penumpang di lintasan Merak–Bakauheni meningkat 60,7 persen dan kendaraan naik 41,5 persen dibanding hari normal. Sedangkan pada arus balik Bakauheni–Merak, trafik penumpang meningkat 19,5 persen dan kendaraan naik 18,3 persen.
Peningkatan mobilitas juga terjadi di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Pada jalur tersebut, ASDP melayani 96.858 penumpang dan 26.258 kendaraan. Trafik penumpang meningkat 47,1 persen dan kendaraan naik 25,1 persen pada Kamis (14/5).
Sementara itu, arus balik Gilimanuk–Ketapang mencatat sebanyak 90.759 penumpang dan 26.317 kendaraan, dengan kenaikan trafik penumpang mencapai 33,2 persen dan kendaraan meningkat 11,4 persen.
Corporate Secretary , menjelaskan, ASDP terus memperkuat layanan melalui optimalisasi armada, kesiapsiagaan personel, penguatan sistem keamanan, hingga penerapan standar keselamatan secara konsisten di pelabuhan maupun kapal.
Selain itu, fasilitas layanan di pelabuhan juga terus ditingkatkan, mulai dari ruang tunggu berpendingin udara, charging station, kursi pijat, area bermain anak, tempat ibadah, hingga tenant makanan dan minuman.
ASDP juga mengoptimalkan layanan digital melalui platform Ferizy yang memungkinkan masyarakat memesan tiket sejak H-60 keberangkatan. Sistem tersebut dinilai mampu membuat perjalanan lebih tertib dan proses check-in menjadi lebih cepat.
Masyarakat diimbau membeli tiket lebih awal karena penjualan tiket di pelabuhan telah ditiadakan. Pengguna jasa juga diminta menghindari pembelian tiket melalui calo demi keamanan dan kenyamanan perjalanan.
Sebagai salah satu tulang punggung konektivitas nasional, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang selamat, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.


Komentar Via Facebook :