PC PERGUNU Klaten Masa Khidmat 2025–2030 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Karakter Generasi Aswaja

PC PERGUNU Klaten Masa Khidmat 2025–2030 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Karakter Generasi Aswaja

 

CYBER88 | KLATEN – Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC PERGUNU) Kabupaten Klaten masa khidmat 2025–2030 resmi dilantik pada Sabtu (30/5/2026) di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten. Dalam pelantikan tersebut, Amin Hamidi dikukuhkan sebagai Ketua PC PERGUNU Klaten untuk periode lima tahun mendatang.

Pelantikan dirangkaikan dengan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) bertema “Memperkuat Peran Pendidik, Membangun Generasi Berkarakter dalam Bingkai Ahlussunnah wal Jamaah.” Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua Umum PP PERGUNU Ahmad Zuhri, jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Klaten, perwakilan Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten, serta ratusan guru NU dari 26 kecamatan di Kabupaten Klaten.

Ketua Panitia, Sholahudin, mengatakan pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun arah program kerja PERGUNU Klaten selama lima tahun ke depan.

“Setelah pelantikan, pengurus akan melanjutkan pembahasan program-program kerja yang akan dijalankan untuk memperkuat peran guru NU di Kabupaten Klaten,” ujarnya.

Dalam keterangannya, Amin Hamidi menegaskan bahwa kepengurusan baru akan fokus pada penguatan organisasi dan peningkatan kompetensi para guru. Menurutnya, PERGUNU harus hadir sebagai wadah yang mampu meningkatkan kualitas pendidik sekaligus menjawab tantangan pendidikan di era digital.

“Langkah pertama adalah konsolidasi dan penguatan organisasi. Kedua, optimalisasi peran guru di PERGUNU dalam rangka meningkatkan kompetensi guru-guru NU,” kata Amin.

Ia juga menyoroti dampak penggunaan media digital pascapandemi Covid-19 yang dinilai memengaruhi pembentukan karakter peserta didik. Karena itu, PERGUNU Klaten berkomitmen mendorong penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah.

“Insyaallah dengan pemulihan karakter secara Aswaja An-Nahdliyah, generasi akan kembali beradab, cerdas, dan memiliki rasa hormat kepada guru,” tegasnya.

Sementara itu, Ahmad Zuhri dalam arahannya menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh kualitas guru sebagai pelaksana pendidikan. Menurutnya, guru merupakan faktor utama dalam membentuk generasi yang unggul dan berakhlak.

“Guru adalah kurikulum berjalan. Jika guru memiliki kompetensi yang baik, sejahtera, dan terus berkembang, maka kualitas pendidikan juga akan meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai muaddib atau pembentuk adab. Karena itu, guru harus mendidik dengan ketulusan dan menganggap peserta didik seperti anak sendiri agar proses pendidikan berjalan lebih humanis dan bermakna.

Saat ini, PERGUNU Kabupaten Klaten menaungi ribuan guru NU. Sementara di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma'arif NU Kabupaten Klaten terdapat 39 satuan pendidikan yang mencakup jenjang RA, MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMK. Kehadiran PERGUNU diharapkan semakin memperkuat kualitas pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Klaten.

Komentar Via Facebook :