Buya Tsabit Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Pimpinan Baru PBNU, Harapkan Pesantren Makin Diperhatikan

Buya Tsabit Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Pimpinan Baru PBNU, Harapkan Pesantren Makin Diperhatikan

CYBER88 | CILEGON – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Muktamar lima tahunan itu melahirkan kepemimpinan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026–2031. KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Rais Aam PBNU, sementara KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dipercaya memimpin sebagai Ketua Umum PBNU.

Pimpinan Pondok Pesantren Adzikra, Buya Tsabit, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Menurutnya, Muktamar tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga persatuan warga Nahdliyin serta menyusun langkah NU dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Selamat dan sukses atas terselenggaranya Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Selamat kepada KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031,” ujar Buya Tsabit.

Buya Tsabit berharap kepemimpinan baru PBNU dapat memberikan energi positif bagi penguatan peran pesantren di tengah masyarakat.

Ia menilai pesantren memiliki peran strategis dalam membangun pendidikan, membentuk karakter generasi muda, menjaga nilai-nilai keislaman serta memperkuat kehidupan sosial kemasyarakatan.

Karena itu, perhatian terhadap pesantren dinilai perlu terus ditingkatkan, baik dalam aspek pendidikan, pemberdayaan maupun pengembangan kelembagaan.

Buya Tsabit juga berharap NU di bawah kepemimpinan KH Miftachul Akhyar dan Gus Kikin semakin solid serta mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat dan bangsa.

“Semoga kepemimpinan baru PBNU dapat membawa NU semakin kuat, solid dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga Nahdliyin dan dunia pesantren,” harapnya.

Muktamar ke-35 NU diharapkan menjadi titik awal bagi penguatan kembali khidmat NU di bidang keumatan, kebangsaan dan pendidikan, sekaligus memperkokoh kontribusi pesantren dalam pembangunan masyarakat.

Selamat dan sukses Muktamar ke-35 NU. Semoga kepemimpinan PBNU masa khidmat 2026–2031 mampu membawa NU semakin maju, kokoh dan bermanfaat bagi umat serta bangsa.
 

Komentar Via Facebook :