Istighosah Kebangsaan DKM Nurul Huda Gaungkan Doa untuk Bangsa dan Perkuat Gotong Royong Perluasan Makam Tegal Papak

Istighosah Kebangsaan DKM Nurul Huda Gaungkan Doa untuk Bangsa dan Perkuat Gotong Royong Perluasan Makam Tegal Papak

CYBER88 | CILEGON – Semangat religius dan nasionalisme berpadu dalam Istighosah Kebangsaan yang digelar Dewan Kemakmuran Musholla (DKM) Nurul Huda di Link. Tegal Papak Sumampir, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti warga RT 04, RT 05, dan RT 07 RW 04 Sumampir Timur. Hadir H. Bambang Widiatmoko, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan BAZNAS Kota Cilegon, Habibie, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Cilegon, para tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RW dan Ketua RT, serta menghadirkan KH. Romly Marjuk, Pendiri Pondok Pesantren Nurutta'lim Tilawatil Qur'an, sebagai penceramah.

Ketua Makam Tegal Papak, Rachmatullah A.S., mengatakan Istighosah Kebangsaan menjadi momentum untuk memanjatkan doa bagi bangsa Indonesia sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.

"Memasuki bulan kemerdekaan, mari kita bersama-sama mendoakan para pejuang bangsa dan memohon kepada Allah SWT agar Indonesia senantiasa menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, diberikan keamanan, kedamaian, dan keberkahan," ujarnya.

Selain doa bersama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penggalangan infak untuk perluasan lahan Makam Tegal Papak. Rachmatullah menjelaskan kebutuhan dana pembelian lahan mencapai Rp500 juta. Hingga saat ini, berkat partisipasi masyarakat selama kurang lebih tiga bulan, telah terkumpul sekitar Rp428 juta, sehingga masih dibutuhkan sekitar Rp70 juta.

"Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Semoga Allah SWT membalas dengan keberkahan serta melipatgandakan pahala dan rezekinya," katanya.

H. Bambang Widiatmoko, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan BAZNAS Kota Cilegon, mengapresiasi kekompakan warga yang mampu memadukan semangat kebangsaan dengan kepedulian sosial melalui gotong royong untuk perluasan lahan makam.

"Di lingkungan yang masyarakatnya masih baru, kegiatan seperti ini sangat luar biasa. Selain mendoakan para pahlawan sebagai bentuk cinta tanah air, warga juga menunjukkan semangat gotong royong dalam pengadaan tanah wakaf makam. Ini patut menjadi teladan," ujarnya.

Sementara itu, Habibie, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Cilegon, menjelaskan bahwa dalam pengelolaan dana BAZNAS terdapat perbedaan antara zakat dan infak. Dana zakat hanya dapat disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam, sedangkan pembangunan masjid, pengadaan lahan pemakaman, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan dapat didukung melalui dana infak dan sedekah.

Ketua DKM Nurul Huda, Ust. Sauli, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

"Alhamdulillah, Istighosah Kebangsaan sekaligus penggalangan dana perluasan Makam Tegal Papak berjalan lancar. Semoga seluruh doa yang kita panjatkan diterima Allah SWT, para pahlawan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan Indonesia senantiasa menjadi negara yang aman, damai, sejahtera, serta diberkahi Allah SWT," tuturnya.

Dalam tausiahnya, KH. Romly Marjuk mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum istighosah sebagai pengingat agar mempersiapkan bekal akhirat sejak dini dengan memperbanyak amal saleh, tidak menunda kebaikan, serta menjaga keikhlasan dalam beribadah. Ia juga menekankan pentingnya menghormati ulama sebagai pewaris para nabi, menghadiri majelis ilmu, dan mengisi kehidupan dengan amal yang membawa keberkahan.

Melalui kegiatan ini, DKM Nurul Huda berharap semangat kebersamaan, nasionalisme, gotong royong, dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus mempercepat terwujudnya perluasan lahan Makam Tegal Papak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di masa mendatang.

Komentar Via Facebook :