Anton Charliyan Geram Dengan "Ridwan Saidi, Yang Asal Bicara Soal Budaya dan Sejarah Sunda”

Anton Charliyan Geram Dengan "Ridwan Saidi, Yang Asal Bicara Soal Budaya dan Sejarah Sunda”

CYBER 88 JABAR-Beredarnya tayangan video youtube yang sudah ditonton ribuan orang, tentang pernyataan budayawan Ridwan Saidi tentang sejarah sunda mendapatkan protes keras dari para budayawan dan tokoh masyarakat sunda, diantaranya, tokoh masyarakat Sunda kelahiran Tasikmalaya  Irjen Pol (Purn) Dr.H. Anton Charliyan,MPKN, yang kerap disapa akrabnya Abah Anton.

Abah Anton melalui cyber88.co.id mengingatkan kepada Ridwan Saidi, yang kerap di panggil, babe supaya jangan menyakiti Warga Sunda untuk yang kedua kalinya dengan bicara  asal jeplak, tentang sejarah sunda.

Memang ilmu sejarah adalah ilmu sosial dinamis, tapi masalahnya sejarah ini tidak hanya sekedar Science, tapi di dalamnya sudah bercampur dengan kehormatan, harga diri pretise, kebanggaan nasab, keturunan, mithos, legenda dan kepercayaan-kepercayaan yang yang masih kuat hidup di tengah-tengah masyarakat indonesia, seperti nama Prabu Siliwangi di Jawa Barat, Sisinga Mangaraja di Sumut, Patih Gajahmada di jawa dan lain-lainya. Sehingga ketika ada temuan baru, haruslah sangat berhati hati, bijak dan santun dalam menyampaikannya dan jangan merasa paling benar dan paling pinter sendiri, ungkapnya.

Sekarang kitapun sebagai masyarakat sunda boleh juga bertanya,  Sampai dimana sih Kadar Kesahihan dan Kebenaran pendapat yang bung Saidi sampaikan ???

Apakah sudah Teruji pasti Kebenaran dari sisi Akademisnya, dan apakah sudah diakui kajian tersebut oleh publik/masyarakat akademisi ?  

Jika belum yaaa, jangan kaya Asap, Asal Cuap saja, apalagi bung saidi katanya dikenal sbg Budayawan Senior,  yaaa caranya yang Santun dan Berbudaya donk, sehingga bisa jadi teladan bagi budayawan-budayawan muda, jangan justru makin tua sepertinya bung ini  makin nyeleneh dan kontroversi saja.

Kami juga mengingatkan dengan sangat janganlah membuat masyarakat sunda yang dikenal ramah dan santun ini menjadi marah.Karena orang sabar kalau sudah marah tidak akan ada yg bisa nahan. Untuk itu saya mohon dengan hormat kepada bung Saidi segera minta maaf kepada masyarakat Sunda. Kalau tidak,,,, saya tidak bertanggung jawab kalau nanti ada masyarakat sunda yg bertindak diluar kendali.

Seingat kami, rasanya tidak pernah sekalipun kami masyarakat sunda mengganggu bung. Makanya jngn sekali-kali bung ganggu kami, ataukah memang bung sengaja mau cari gara-gara dengan kami ???, 

Ingat bung,, ini pesan dari saudara-saudara kami kepada Bung; Kahade Silaing Ulah sakali-kali Ngahudangkeun Maung keur Hees, bisi Dikerekeb Siah....pungkasnya.

Komentar Via Facebook :