Resahkan Warga Sekitar. PT Samantaka Cemarkan Debu ke Pemukiman Warga Desa Peuhranap
Kondisi-desa-peuhranap-dicemari-debu-kepemukiman-warga
CYBER88.CO.ID RIAU, INHU – Puluhan angkutan Tambang Batu Bara, milik PT.Samantaka, akhir ini menimbulkan keresahan bagi warga yang bermukim di sepanjang jalan.
Meski penyiraman ala kadar berjalan, namun pemukiman warga tetap mendapat jatah sumbangan debu dan mengancam kesehatan, khususnya bagi anak didik.”ujar sejumlah masyarakat Dusun Sei Ubo Desa Pauhranap Kecamatan Peranap, inisial Mn dan Tp pada awak media Minggu (08/03/2020).
"Tiga hari lalu lanjutnya, sejumlah damtruk angkutan batu bara milik Samantaka, sempat di stop akibat kemarahan masyarakat. Pasalnya, penyiraman tidak rutin berjalan, hingga tidak tahan lagi selalu mendapat bantuan debu setiap hari,”ucapnya.
Camat Peranap, Umar membenarkan penahanan angkutan batu bara PT.Samantaka. Hal tersebut di akibatkan tidak ada kepedulian pihak perusahaan pada lingkungan. Mengapa tidak, akibat pengaruh debu mereka dapat mengakibatkan keresahan pada kehidupan pemukiman sepanjang jalan.
"Sebab, di sepanjang jalan yang dilintasi angkutan tambang batu bara milik PT.Samantaka itu lanjutnya' telah di padati pemukiman warga, sekolah dan muhsola masyarakat yang saat ini terganggu akibat sumbangan debu mereka.”ujar kesal Umar.
Demikian soal akses jalan sambung nada Camat, badan aspal jalan Napal, kondisinya rusak yang di duga akibat tonase angkutan batu bara tidak seimbang. Itulah di tekankan agar tidak menggunakan angkutan melebihi tonase.
"Jika tidak di patuhi, lebih baik buat jalan sendiri atau berhenti dari pada menimbulkan kerugian bagi negara akibat kerusakan jalan, serta keresahan masyarakat yang timbul setiap hari.”pungkasnya meminta.
Sependapat tanggapan Ketua Komisi II Dodi Irawan mengatakan, "Pihak perusahaan harus peduli sosial dan lingkungan yang wajib di perhatikan. Apalagi jumlah penduduk di sepanjang jalan yang dilewati angkutan tambang batu baru PT.Samantaka itu, pemukiman masyarakat cukup padat.”singkatnya.
Menyinggung kewajiban PT.Samantaka, ketika di hubungi selulernya manager melalui Humas, Amri menjawab, "Tanya saja langsung pimpinan perusahaan yang lebih mengetahui.”singkat nada Amri yang juga Kepala Desa Pauhranap itu sambil menutup.
(S.Barat)


Komentar Via Facebook :