Warga Dibuat Mencekam, Forum RW Tutup Akses Jalan Utama Untuk Warga Kemang Pratama Tanpa Instruksi
CYBER88.CO.ID | BekasiI - Di balik serangan wabah virus Corona atau Covid-19 yang sudah dinyatakan pandemi, dan penyebarannya sudah masuk ke setiap aspek kehidupan masyarakat, Forum RW Kemang Pratama menambah suasana semakin mencekam. Pasalnya, tanpa adanya koordinasi dengan warga, menutup jalan utama yang masuk di komplek tersebut. Tak ayal, hal itu membuat warga setempat merasa gerah. Tidak hanya itu, kebijakan Pemerintah Kota Bekasi, khususnya Walikota, seperti dikangkangi.
King Vidor, salah seorang warga Perumahan Kemang Pratama, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat menegaskan, "Memang ada himbauan dari Walikota Bekasi untuk mengisolasi diri. Kalaupun memang ada himbauan untuk penutupan portal, namun yang berhak untuk menutup jalan akses utama itu penanggung jawan yang sah, seperti RW, Lurah, Camat terlebih Walikota, bukan Forum RW," ujarnya, Selasa (31/03).
"Nah, ini yang menutup jalan akses utama pintu masuk ke Kemang Pratama itu Forum RW. Kapasitas dia apa? Dasar hukum dia menutup jalan akses utama apa?" keluhnya.
"Di surat itu ada Sekretaris Forum RW, dia warga gue. Gue tanya ke dia, jawabannya dia malah tidak tahu apa-apa, kan aneh. Apalagi tidak semua RW menyetujui hal itu, dalam arti menutup akses jalan utama di Kemang Pratama. Ini kan sama saja membuat suasana kian mencekam," tegas King Vidor seraya bertanya.
King Vidor menjelaskan, seluruh RW yang ada di Perumahan Kemang Pratama sudah menjalankan protapnya dengan benar dengan cara mengisolasi diri didalam menghadapi penyebaran wabah Covid-19 ini. Jadi, tujuan penutupan akses jalan umum/utama di komplek kami, Perumahan Kemang Pratama tidak ada yang paham. Jadi dampaknya banyak yang komplain karena kalau mau muter lewat jalan Narogong itukan jauh, warga yang mau kerumah sakit, mau ada urusan penting jadi terganggu.
"Untuk itu kami berharap kepada Pemerintah Kota Bekasi sebagai Aparatur yang berwenang khususnya Wali Kota Bekasi agar segera bersikap, karena selain membuat suasana makin mencekam, aktifitas warga juga terganggu. Jangan sampai kewibawaannya hilang oleh sebuah Forum RW," tegasnya.
Ditempat yang sama, Ahmad Teguh, warga Perumahan Kemang Pratama turut mengatakan, menurut kami penutupan Jalan akses utama itu tidak perlu, karena itu jalan Umum. Selama di Jalan itu tidak ada kerumunan, itu tidak perlu ada penutupan jalan. Karena sejauh ini di Perumahan Kemang Pratama, sepanjang Jalan itu yang namanya ruang-ruang interaktif seperti Sekolah, Rumah Ibadah, Restoran, tempat kursus itu semua sudah ditutup, jadi sebenarnya sudah tidak ada lagi warga yang berkumpul.
"Jalan itu sebenarnya fungsi akses jalan warga masyarakat dari Siliwangi ke Pekayon. Jadi penutupan Jalan tersebut hanya mempersulit aktifitas warga terlebih menciptakan suasana yang mencekam bagi warga Bekasi," papar Ahmad Teguh dengan nada kesal.
Ahmad Teguh pun mengimbau kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk segera membuka pintu yang di portal tersebut untuk memberikan kenyamanan warga.
"Katanya virus Covid-19 itu harus dilawy deny imunitas, imun tubuh itu muncul kalau suasananya nyaman dan tidak mencekam. Kalau beginikan membuat warga semakin mencekam," pungkasnya.


Komentar Via Facebook :