Hujan Lebat yang Mengguyur Kota Pekanbaru, Menggenangi Duplikat Jembatan Siak II Palas Rumbai
Duplikat-jembatan-siak-2-kota-pekanbaru-digenangi-air
CYBER88.CO.ID | PEKANBARU - Hujan lebat yang mengguyur Kota Pekanbaru pada Kamis Malam (02/03/2020), menimbulkan genangan air di ruas Jalan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, menggenangi Jembatan Duplikat Siak II yang berada di Jalan Lintas Timur Siak II Palas Rumbai yang merupakan Jalan Utama Lintas Sumatera Utara- Riau.

Genangan air di Jalan menuju Jembatan tersebut diperkirakan setinggi 20 Cm yang tentunya menjadi masalah besar bagi pengguna Jalan tersebut.
Berdasarkan keterangan masyarakat yang tinggal di sekitar Jembatan tersebut menyebutkan, ‘’Bahwa genangan air tersebut sudah terus terjadi sejak Jembatan tersebut dibangun, bila terjadi hujan lebat disebabkan tidak ada Drainase atau aliran untuk pembuangan air yang dibuat disekitar jembatan tersebut, sehingga sangat merugikan pengguna Jalan khususnya pengguna sepeda motor yang terkena cipratan air dari Bus, truk, maupun mobil dari lawan arah,"Ucap Pardosi kepada Cyber88.co.id, Jum'at (03/03/2020) siang.
Selain itu, masyarakat sekitar yang merupakan pengguna Jalan tetap, jembatan tersebut untuk melakukan aktifitas sehari-hari, juga mempertanyakan Kajian Amdal dari proses pembangunan jembatan itu sendiri apakah tidak memperhatikan sistem pembuangan air bila terjadi hujan di jembatan tersebut. Tentunya dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan mempelancar arus lalu-lintas pengguna jalan bukan menimbulkan permasalahan baru dengan adanya jembatan baru tersebut.
Berdasarkan keterangan lebih lanjut dari Masyarakat, selaku pengguna jalan yang setiap hari melintas dijembatan itu, menambahkan. ‘’Sangat disayangkan hal ini terus-menerus terjadi ketika kondisi hujan lebat sehingga menimbulkan kemacetan dijembatan tersebut dikarenakan terkadang ada sepeda motor dari pengguna jalan yang mogok akibat businya kemasukan air dan juga kendaraan mobil pelan-pelan menerobos genangan air tersebut’,"Tambahnya.
‘’Bila hal ini terus berlanjut, maka kita akan mengkoordinir masyarakat sekitar pengguna tetap jembatan tersebut untuk menyurati instansi terkait agar segera melakukan evaluasi amdal terhadap pembangunan jembatan tersebut’’ Imbuh Pardosi, yang juga seorang Aktifis itu.
Harapan masyarakat pengguna jalan tersebut kedepannya agar pihak yang bertanggung jawab terhadap jembatan tersebut segera membuat aliran air untuk pembuangan sehingga nantinya bila terjadi hujan lebat dikemudian hari tidak akan terjadi lagi genangan air di jembatan tersebut.
Bahwa perlu diketahui Pembangunan Jembatan Duplikat Siak II sepanjang 200 meter tersebut dilakukan oleh Kementrian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional II (Sumatera Utara- Riau), Ditjen Bina Marga dan dikerjakan oleh PT. Hutama Karya (Persero) sejak bulan oktober 2016 dan selesai tahun 2018.
(arya/tom)


Komentar Via Facebook :