Taufan Surati Camat agar Dukung Program Perusahaannya
Stafsus Milenial Bikin Ulah, Jadi Trending Topic di Twitter!
CYBER88.CO.ID | Jakarta - Gagasan Presiden RI, Joko Widodo, untuk membangun negeri dengan menjadikan para pemuda yang kreatif dan inovatif mendapat respon positif dari masyarakat. Akan tetapi, kini berbalik arah dan mendapat kecaman dari para pengguna media sosial.
Hashtag “Bubarkan Stafsus Presiden” (#BubarkanStafsusPresiden) masuk dalam trending topics di jejaring sosial Twitter. Pasalnya, Andi Taufan Garuda Putra sebagai Staf Khusus Kepresidenan RI yang menuliskan surat berkop Sekretariat Kabinet RI yang berisikan permintaan dukungan kepada Camat dinilai mengandung unsur mencari keuntungan.

Surat yang ditulisnya tersebut dinilai netizen bukan bahasa seorang Staf Kepresidenan, melainkan sebagai pihak PT. Amartha. Memang, Taufan merupakan Founder dan CEO di perusahaan yang bergerak di bidang finance tersebut. Namun terkesan sebagai penunjukan langsung kepada PT. Amartha Mikro Fintek untuk menjalankan program dan menghimbau agar diterima oleh Camat.
“Stafsus yang digaji 150 juta per bulan masih saja tega mengambil kesempatan dalam kesempitan di tengah musibah seperti ini,” ujar netizen dalam postingannya dalam bentuk meme.
Ada pula yang mengatakannya dengan ‘pedas’, “Jadi, ngotot nih ceritanya rentenir online mau masuk desa?”
Meskipun permintaan maaf sudah dilakukan, tak menghentikan netizen untuk terus menuliskan kritiknya di akun jejaring sosial mereka.
Selain itu, Belva Devara, CEO Ruangguru pun dianggap mencari keuntungan. Pasalnya, dana pelatihan prakerja senilai Rp 5,6 triliun digelontorkan melalui aplikasi Ruangguru hingga Tokopedia.


Komentar Via Facebook :