Forkopimcam Banjaran Gelar Rapat Koordinasi Rencana Kegiatan Keagamaan Dalam Situasi Covid 19
CYBER88.CO.ID | Bandung - Forkopimcam atau biasa di sebut Muspika Kecamatan Banjaran, bersama MUI dan para kepala Desa se wilayah kecamatan Banjaran, mengadakan rapat koordinasi rencana kegiatan Keagamaan dalam situasi pandemi corona, Kamis (16/04/2020).
Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di aula kecamatan banjaran kabupaten Bandung provinsi Jawa Barat yang di buka langsung oleh Kapolsek Banjaran, Kompol Darwan, HS.Sos.
"Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran covid 19 dan hal itu merupakan tindak lanjut dari edaran Kapolri yang berisikan imbauan agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak. Dan Polri mengajak masyarakat menerapkan physcal distancing secara disiplin," kata Kapolsek Banjaran dalam pemaparannya.
Salah satu yang terdampak oleh edaran kapolri tersebut adalah kegiatan-kegiatan keagamaan yang biasa di laksanakan di mesjid, salah satunya kegiatan shalat jum,at, maka dalam hal ini Polri harus mensosialisasikan kepada kurang lebih 40 mesjid di kecamatan Banjaran yang masih melaksanakan shalat jum,at.
Dalam hal ini, bukannya Polri melarang untuk beribadah, namun semua iti dilakukan untuk mencegah adanya penyebaran covid 19, karena tidak menjamin orang yang shalat jum,at bersih dari virus tersebut, tutur Kapolsek Banjaran
Maka kami harapkan dan sekaligus mengimbau untuk sementara jangan ada kegiatan yang menimbulkan adanya orang banyak berlangsung di mesjid demi keamanan masing-masing, pungkasnya.
Sementara Camat Banjaran, Faisal Sulaiman S.STP. M.Si, dalam sambutannya, menjelaskan tentang warga miskin baru yang ada di wilayah kecamatan banjaran.
"Hal ini sangat menyedihkan karena imbas dari adanya pandemi corona ini berdampak terhadap perekonomian warga, yang mana dengan adanya hal ini pendapatan warga masyarakat, semakin berkurang bahkan ada yang mulai tidak punya penghasilan, tuturnya.
Faisal juga menyampaikan bahwa sementara ini, Kecamatan Banjaran masuk ke dalam zona merah penyebaran covid 19. Maka hal ini merupakan tanggung jawab bersama.
"Maari kita bersama-sama melawan corona dengan memutus matarantai penyebaran corona di wilayah kecamatn banjaran khususnya.
"Saya sudah menginstruksikan kepada para kepala desa untuk membentuk posko "penangana virus covid 19" .di daerahnya masing-masing, tutupnya.


Komentar Via Facebook :