Usep Suhendar, Kades Ciapus Cepat Tanggap Dengan Keluh Kesah Warga Terkait Permasalahan Sampah

Usep Suhendar, Kades Ciapus Cepat Tanggap Dengan Keluh Kesah Warga Terkait Permasalahan Sampah

CYBER88.CO.ID | Kab.Bandung - Sampah merupakan suatu benda yang tidak ternilai atau tidak berharga yang ada di sekitar lingkungan masyarakat. Di Kabupaten Bandung khusnya, terkadang kita dapat melihat sampah dimana-mana yang kerap menjadi masalah besar dan berdampak terhadap lingkungan sekitar.

Sampah di Kabupaten Bandung, kini merupakan masalah yang cukup serius dan juga menjadi masalah social, ekonomi dan budaya. Pasalnya setelah di tutupnya TPA Babakan beberapa tahun lalu, sampai kini Pemkab Bandung tidak mempunyai TPA dan selama ini pihak dinas kebersihan membuang sampahnya ke TPA Sarimukti KBB.

Selain tidak adanya TPA di kabupaten Bandung, kurangnya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sementara, membuat warga masyarakat banyak yang membuang sampah ke sungai, solokan dan tempat-tempat yang bukan peruntukannya.

Seperti halnya yang terjadi di wilayah Desa Ciapus, Kecamatan Banjara, Kabupaten Bandung, Jawa barat, tepatnya di maha beui Rt 01 RW 09 warga membuang sampah di pemakaman umum. Dan hal itu mendapat kritikan dari salah satu warga Desa Ciapus berinisial (D).

Pantauan media Cyber88.co.id Dalam Postingannya di grup FB Info Banjaran Ia menyampaikan, “Ass warga banjaran khususnya warga ciapus, tolong kami minta buang sampah pada tempatnya bukan di buang di tempat pemakaman umum. Ini bukan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dimana hati nuraninya tolong mumule ciapus teh dugika qie na pamakaman..ya alloh,,sadar atuh, “ tulisan Akun Berinisial D tersebut.

Postingan tersebut, sontak mendapat respon dari para netizen yang ternyata hal itu sudah cukup lama terjadi dan dalam, komentarnya jawabannya, akun berinisian D tersebut, menulis di postingannya, “muhun teu aya gunana rt, rw dugika perangkat desa teu aya realisasina da teu hese sadar wargana.

Itulah sebagian curhatan warga ciapus terkait keberadaan sampah yang sudah cukup lama terjadi.

Kemudian, awak media Cyber88 menemui kepala Desa Ciapus Usep Suhendar yang sedang berada di kantor Desa Ciapus, “Rabu (10/06/2020).

Saat di Konfirmasi terkait kritikan warganya, Usep Suhendar menuturkan, Sebagai kepala Desa yang baru di lantik beberapa bulan, dirinya apresiasi dengan kritikan yang di sampaikan oleh warganya di grup FB Info Banjaran. Walaupun dirinya berharap kalau ada keluh kesah tertang ketidak nyamanan, baiknya bertemu langsung dengannya, sebagai penaggung jawab utama di Desa Ciapus, “Tuturnya.

“Saya selama 24 jam siap melayani apapun kepentingan warga, kalau tidak di Desa, saya mempersilahkan dating ke rumah, “Ujarnya.  

Usep yang memang sebelum menjadi Kepala Desa merupakan salah satu pegiat kepemudaan, bersyukur warganya peduli terhadap Desa Ciapus apalagi kritikannya sipatnya membangun dan memotipasi. Dirinya meniatkan diri menjadi Kepala Desa semata ingin memperbaiki hal-hal seperti ini yang menjadi masalah berlarut-larut.

Lanjut Usep Suhendar, Ia menyampaikan sebelumnya, sejak menjadi kepala Desa telah membahas permasalahan itu dan  telah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di pemakaman.

Setelah melihat postingan tersebut, ia pun segra merespon salah satu warganya yang menyampaikan kritikan di medsos dan segera memerintahkan Sekretaris Desa, untuk segera berkoordinasi dengan pengurus setempat dan mengundang masyarakat yang peduli untuk membereskan permasalahan sampah tersebut, dan termasuk warganya yang mengkritik sampah tersebut ia undang walaupun dia tidak hadir, “Mungkin ada halangan,

“Alhamdulillah ternyata Warga begitu antusian saat kita gerakan untuk bergotong royong dalam kegiatan Bakti Sosial, mengangkat sasmpah-sampah tersebut, “Katanya.

Lebih lanjut Usep menyampaikan, bahwa ia akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan Kabupaten Bandung dan akan mengupayakan pembuatan tempat pembuangan sampah sementara di wilayah itu, dan ia mengatakan, “Insya alloh kedepan permasalahan sampah ini akan terus saya benahi dan tata, karena ini permasalahan yang terjadi sebelum saya menjadi Kepala Desa, “Tutupnya.

Sementara Tardiana, Sekretaris Desa Ciapus mengatakan Sudah lebih dari 7 truk sampah tersebut di angkut dari tempat tersebut.

“Alhamdulillah Pak Kades begitu responsif saat saya beritahukan adanya permasalahan tersebut, dan langsung memerintahkan saya untuk segera membereskan hal itu, dan beliau sendiri langsung turun ke lapangan mengomandoi kegiatan, “Ungkap pria yang kerap di sapa Kang Ena itu.

Salah satu warga Maha Beui yang berhasil di tenui oleh awak media, menyampaikan apresiasi kepada Kepala desa yang begitu cepat tanggap merespon permasalahan sampah itu.

“Alhamdulillah saya bangga dengan pak Kades, walaupun masih muda dia begitu peduli terhadap apa yang menjadi keluh kesah warga selama ini tentang sampah, “Singkatnya. (ES)

Komentar Via Facebook :