Minggu Depan Dispar Akan Gelar Pelatihan Bagi Pengelola Objek Wisata Raja Ampat

Minggu Depan Dispar Akan Gelar Pelatihan Bagi Pengelola Objek Wisata Raja Ampat

Salah satu tempat destinasi wisata Raja Ampat

CYBER88 | Papu Barat - Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat pada beberapa hari kedepan akan menggelar pelatihan bagi pengelola objek wisata, Pengelola homestay dan Gude Selam.

Pelatihan yang nantinya  digelar oleh dinas pariwisata itu dianggap penting dalam rangka untuk menyambut kebiasaan hidup baru di massa 'New Normal'.

Kegiatan pelatihan tersebut direncanakan akan digelar di Minggu depan dalam bulan ini dan akan dilakukan Virtual.

Untuk diketahui, dalam waktu dekat, semua objek wisata di Raja Ampat direncanakan akan dibuka kembali bagi wisatawan domestik dan juga asing.

Objek wisata pasir timbul Raja Ampat

Sebab itu, maka perlu adanya penerapan protokol kesehatan disetiap tempat atau objek yang kerap dikunjungi wisatawan baik domestik atau mancanegara.

Dengan adanya pelatihan tersebut,dinas pariwisata mengajak para pengelola objek, pengelola homestay serta Gude selam di Raja Ampat agar dapat selalu menerapkan protokol kesehatan.

Hal tersebut dilakukan karena mengingat saat ini masih menghadapi kondisi pandemik Covid-19.

Selain itu, pelatihan ini dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat.

Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat,Yusdi Lamatenggo saat dijumpai di waisai, Selasa (4/8) menyatakan, bahwa demi menghindari kerumunan maka pihaknya berencana akan melakukan pelatihan tersebut secara Virtual.

"Jadi peserta pelatihan akan kami bekali uang transportasi,uang pulsa dan juga akan diberikan sertifikat pelatihan", kata Yusdi.

Yusdi juga menjelaskan bahwa dalam pelatihan,para peserta akan  mendapatkan materi terkait penentuan jam operasional, penentuan jalur kunjungan pada objek wisata serta beberapa hal lainya.

"Dalam pelatihan itu kita akan menentukan waktu operasionalnya,jadi bukan operasi 24 jam,kemudian jalur di objek wisata juga perlu ditentukan,tidak tersentral sehingga untuk menghindari kerumunan perlu ditentukan rute atau jalur bagi para wisatawan".terangnya.

Dikatakan, setelah memberikan pelatihan bagi pengelola objek, Pengelola homestay dan Gude Selama, Pihaknya juga akan memberikannya pelatihan bagi pemilik warung, Cafe dan juga hotel di Raja Ampat.

Upaya tersebut dilakukan agar para pihak-pihak tersebut dapat memberikan pelayanan berdasarkan protokol kesehatan sebagaimana yang diterapkan.

"Kita berharap virus ini cepat berlalu sehingga semua masyarakat dan juga pelaku  usaha di Raja Ampat kembali berjalan normal",tandas Yusdi. (A J.Macap)

Komentar Via Facebook :