Tagihan Listrik Asrama Mahasiswa Raja Ampat di Manokwari Akan Dibayar Pemda
CYBER88.CO.ID | Papua Barat - Belakangan ini telah beredar informasi terkait pemutusan aliran listrik di asrama mahasiswa Raja Ampat yang ada di kota manokwari provinsi Papua Barat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat,Juaria Syaifudin saat Dikonfirmasi oleh sejumlah jurnalis membenarkan peristiwa itu.
Lebih lanjut disampaikan Juaria, untuk saat ini pihaknya sedang dalam upaya untuk menyelesaikan persoalan pemutusan aliran listrik di Asrama mahasiswa tersebut.
Dirinya juga menceritakan,bahwa sejak tahun 2014 silam, asrama mahasiswa di manokwari memang belum memiliki Kilowatt Hour (KWH).
Perihal tersebut, kqta Juaria ditemukan pada saat pemeriksaan oleh pihak PLN sehingga pada saat itu pihak PLN langsung membangun Koordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini dinas pendidikan.
"Jadi mereka memberi waktu terkait langkah penyelesaiannya,pada saat itu juga mereka (PLN-red) membuat berita acara sehingga bagimana kita selesaikan" ucap kadis pendidikan di ruang kerjanya," Kamis (23/7).
Terkait banyaknya nominal tagihan listrik yang harus dibayar oleh pemerintah daerah dalam hal ini dinas terkait,yakni sebesar Rp.61.000.000.00 diluar biaya pemasangan.
Ia juga menegaskan bahwa, soal tagihan biaya listrik tersebut akan dibayar oleh pemerintah daerah dalam waktu dekat,hanya saja hingga saat ini masih Tenga menunggu proses pencarian.
"Sebenarnya untuk saat sekarang tidak ada anggaran untuk persoalan pemutusan aliran listrik itu,namun saya sebagai kepala dinas tetap akan membijaki itu, sehingga semua bisa kembali normal dan ade-ade mahasiswa dorang bisa belajar dengan tenang dan nyaman" terang Juharia.
Dirinya juga berharap kepada mahasiswa Raja Ampat yang sedang melakukan study di kota manokwari agar tetap semangat dan terus melanjutkan perkuliahannya.
Untuk diketahui, Asrama mahasiswa yang disiapkan pemerintah kabupaten Raja Ampat di Manokwari sebanyak dua asrama, yang mana terdiri dari asrama putra dan asrama putri.
Kepala dinas pendidikan juga menuturkan bahwa asrama mahasiswa untuk putra di manokwari status kepemilikannya adalah milik pemerintah daerah Raja Ampat, sementara untuk Asrama putri statusnya masih dikontrakkan.(A J.Macap)


Komentar Via Facebook :