Baru 2 Tahun Berdiri, Kodim 1805/Raja Ampat Sudah Cetak Ratusan Prajurit

Baru 2 Tahun Berdiri, Kodim 1805/Raja Ampat Sudah Cetak Ratusan Prajurit

Dandim 1805/Raja Ampat dalam prosesi penyambutan Bintara remaja

CYBER88 | Papu Barat - Kehadiran Kodim 1805/Raja Ampat di kota waisai kabupaten Raja Ampat dinilai memiliki kontribusi besar dalam pengembangan pembangunan daerah juga dalam sisi SDM.

Hal ini bisa dilihat dari capaian-capain Kodim 1805/Raja Ampat dalam mencetak ratusan putra putri asal raja ampat yang kini menjadi prajurit-prajurit TNI yang tangguh.

Tentu keberhasilan ratusan anak muda raja ampat ini tidak terlepas dari peran penting pimpinan yakni, komandan distrik militer (Dandim) saat ini.

 Atas komitmen, upaya dan lobi-lobi yang dilakukannya itu, kemudian ratusan anak muda raja ampat dapat menggapai angan dan cita-citanya menjadi seorang prajurit.

Untuk diketahui, usia berdirinya Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1805/Raja Ampat baru memasuki dua tahun,yang mana pada saat ini dikomandani oleh Letkol Inf.Josep Paulus Kaiba.

Keberhasilan dalam mencetak ratusan prajurit yang berasal dari raja ampat ini menuai apresiasi dari masyarakat raja ampat.

Basri, salah satu warga raja ampat menilai bahwa kehadiran kodim 1805/ Raja Ampat dapat mengatasi angka pengangguran dan menghidupkan cita-cita anak bangsa, khususnya anak-anak muda di Raja Ampat.

"Saya rasa ini prestasi yang membanggakan, baru dua tahun berdiri, tapi sudah berhasil jadikan ratusan kitorang punya anak-anak raja ampat jadi tentara, ini luar biasa" ungkapnya.

Sementara itu Dandim 1805/Raja Ampat,Letkol Inf.Josep Paulus Kaiba saat dijumpai di ruang rapat Makodim,Rabu (5/8),mengatakan,dalam dua tahun ini pihaknya bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDA).

"Jadi sampai saat ini, kodim yang sudah berdiri selama dua tahun ini, kita sudah bisa atau kodim ini sudah memberikan sedikit kontribusi dengan menyiapkan atau menjadikan dua ratus lebih prajurit-prajurit, tepatnya diatas dua ratus lima puluh lah, kalau yang ini lulus lagi berarti sekitar tiga ratusan" ungkap Dandim.

Lebih lanjut dijelaskan, keberhasilan dalam mencetak ratusan prajurit dari anak-anak raja Ampat ini merupakan wujud komitmen dan sinergitas institusi TNI (kodim-red) bersama pemerintah daerah.

"Kita membangun pertahanan yang baik tanpa imbangi dengan sinergitas positif dari pemerintah,maka tidak bisa juga wilayah itu akan maju dan berkembang",Ucap Dandim menandaskan. (A J.Macap)

Komentar Via Facebook :