Viral Diduga Kerajaan Baru Muncul di Garut Selatan

Viral Diduga Kerajaan Baru Muncul di Garut Selatan

CYBER88 | Garut -- Akhir-akhir ini masyarakat Garut dihebohkan dengan adanya viral di sosial media yang menayangkan video atas penolakan warga masyarakat dari salah satu Rukun Warga (RW) Yang berada di Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa barat terkait sebuah perkumpulan.

Video yang berdurasi satu menit tiga belas detik itu, dipimpin salah satu tokoh dengan membacakan pernyataan yang di ikuti oleh sejumlah warga RW tersebut.

"Dalam kalimatnya bahwa masyarakat RW tersebut menolak keras terhadap keberadaan perkumpulan Tunggal Rahayu yang dipimpin oleh Sutarman atau Mr.Prof.Dr.Ir.H.Cakra Ningrat S.H.

Salah satu tokoh dalam video itu membacakan teks, pernyataan dan meminta kepada pemerintahan yang berwajib menangani hal tersebut untuk menindak lanjutinya.

Dan juga ada sejumlah poto - poto yang beredar di pesan whatsap, kuat dugaan semua itu anggota dari paguyuban Tunggal Rahayu, terlihat dari sejumlah poto tersebut banyak juga dari kalangan lansia.

Dari pantauan Cyber88.co.id, ada sejumlah baliho berukuran besar dan sedang , yang terpampang dipinggir jalan, dengan tulisan sejarah awal akhir, juga di baliho tersebut terlihat ada lambang burung garuda yang sudah di rubah dan bertuliskan nata legawa.

Tim juga pernah berbincang- bincang santai dengan anggota dari paguyuban tersebut, mereka awalnya dipinta uang masuk untuk pembuatan Kartu Tanda Anggota senilai Rp.100 ribu, dan  masih ada pembayaran kebutuhan lain-lain dengan jumlah berbariatif kisaran Rp, 1,5 juta bahkan ada yang lebih.

Kelihatanya anggota yang diduga dari perkumpulan tersebut enggan memberikan keterangan lebih jelas terkait keberadaan perkumpulan itu.

Menurut salah satu tokoh masyarakat yang tidak mau disebut namanya, ia memberikan tanggapan, kalaupun keberadaan paguyuban tersebut meresahkan atau merugikan maayarakat, ia berharap kepada pemerintah yang berwajib meminta segera menindak lanjutinya. (Koes).

Komentar Via Facebook :