DPD-RI Bersama DPP-MAPAN-RI dan DPP MPSU Mendukung Agar Tuan Syekh HM. Arsyad Thalib Lubis Diberikan Gelar Pahlawan Nasional
Foto : Tuan Syekh HM. Arsyad Thalib Lubis
CYBER88 | Medan -- Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) mendukung aspirasi yang disampaikan oleh pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, Wakil Ketua DPD Nono Sampono dan Sultan Baktiar Najamudin yang mengusulkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Tuan Syekh HM. Arsyad Thalib Lubis yang juga salah satu pendiri ormas Islam Al Jam’iyatul Wasliyah untuk mendapat gelar Pahlawan Nasional.

Ormas DPP-MAPAN-RI (Dewan Pimpinan Pusat Masyarakat Penggiat Anti Narkoba Republik Indonesia & DPP MPSU (Masyarakat Perjuangan Sumatera Utara)
telah memberikan dukungan sepenuhnya dalam rangka percepatan usulan Gelar Pahlawan Nasional Tuan Syekh HM. Arsyad Thalib Lubis selaku salah seorang pendiri organisasi Al Jam’iyatul Washliyah yang ditandatangani oleh Ketum MAPAN-RI Dr.H.Dedi Iskandar Batubara,S.Sos,SH,M.SP dan Sekretaris Jenderal Andhy P Nainggolan Mahulae, ST.
Kini Ormas Vokal asal Sumatera Utara yang bernama MPSU (Masyarakat Perjuangan Sumatera Utara) juga angkat suara dan akan memberikan surat dukungan untuk percepatan usulan Gelar Pahlawan Nasional kepada Tuan Syekh HM. Arsyad Thalib Lubis.Mulya Koto selaku Ketua Umum MPSU ketika di konfirmasi awak media mengatakan sangat mengapresiasi apa yang sedang di ajukan oleh DPD-RI terkait usulan Gelar Pahlawan Nasional kepada Tuan Syekh HM. Arsyad Thalib Lubis.
"Ini harus kita dukung, dan saya sangat mendukung apa yang diusulkan DPP-MAPAN-RI, apalagi kami selaku Ormas MPSU yang berkedudukan di Sumatera Utara wajib hukumnya memberikan dukungan usulan Gelar Pahlawan Nasional kepada Tuan Syekh HM. Arsyad Thalib Lubis yang juga selaku salah seorang pendiri organisasi Al Jam’iyatul Washliyah" Jelas Mulya Koto malam tadi 6 Oktober 2020.
Masih kata Mulya Koto, Ormas Islam Al Jam’iyatul Wasliyah yang berdiri pada 30 November 1930 di Medan, Sumatera Utara telah menjadi bagian dari sejarah perjuangan melawan penjajahan di Indonesia, terutama di kurun waktu antara tahun 1930 hingga 1950 yang didirikan oleh tiga sekawan yakni H Ismail Banda, HM Arsyad Thalib Lubis dan H Abdurrahman
Syihab dan tak lepas dari perjuangan Tuan Syekh HM. Arsyad Thalib Lubis.***


Komentar Via Facebook :