BOS Afirmasi Tahun 2018/2019 di Kecamatan Banjaran Majalengka Jadi Sorotan Masyarakat
CYBER88 | Majalengka -- BOS Afirmasi adalah program pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang dialokasi bagi satu pendidikan dasar dan menengah yang ada di daerah khusus.
BOS Afirmasi diberikan dalam rangka menutupi biaya operasional sekolah. Dana tersebut dialokasikan khusus untuk program digitalisasi sekolah. Program digitalisasi sekolah ini, sebagai tanggapan dari literasi teknologi informasi para peserta didik masa kini.
Namun sayangnya, dana bantuan operasional sekolah (BOS) di banyak daerah secara umum masih buruk. Penyelewengan dan penggelapan dana BOS dilakukan oknum sekolah, dinas pendidikan, atau kelompok kerja sekolah. Hal itu berdasarkan Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di beberapa daerah terhadap penggunaan dana BOS 2019 mengindikasikan hal tersebut.
Seperti hahnya yang terjadi di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, BOS Afirmasi kini tengah menjadi sorotan berbagai elemen masyarakat dan orang tua siswa.
Menurut keterangan salah satu sumber yang tidak mau disebut namanya mengatakan, di SDN Panyindangan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, barang-barang yang dibeli oleh pihak sekolah menggunakan dana BOS Afirmasi seperti Netbook diduga tidak jelas keberadaannya.
Dirinya berharap ada pihak-pihak terkait yang mempertanyakan keberadaan fasilitas belajar digitalisasi tersebut. Karena menurutnya, perangkat tersebut sangat berguna bagi kepentingan para siswa dan siswi khususnya di kelas 6, “Harapnya.
Dikatakannya, Sepengetahuannya, bantuan operasional sekolah (BOS) afirmasi yang diterima SDN Panyindangan sebesar Rp.34 juta. Sementara jenis barang yang dibelanjakan tidak jelas keberadaannya. Apakah di belanjakan atau tidak, dia tidak tau,” Katanya.
Dia berharap pihak terkait khususnya dinas pendidikan Kabupaten Majalengka dan kalau mungkin juga pihak APH agar segera menindaklanjuti hal ini supaya tidak terjadi polemic di masyarakat.
Dihubungi melalui WhastApp Kepala Sekolah SDN Panyindangan mengatakan, Informasi tersebut tidak benar, “Ucapnya.
Kepsek SDN Panyindangan menjelaskan, pembelian barang seperti 1 laptop, infokus, hardisķ, router, komputer duduk dan tablet 6 buah serta tambah daya 1 paket pembeliannya semua oleh CV Siplah. Kita tidak menerima uang dan hanya terima barang,” Jelasnya.
Keterangan berbeda yang disampaikan oleh Iyan pihak operator. Terkait program tersebut hanya beli netbook 6 buah. Ga ada yang lain,” Terangnnya saat di konfirmasi melalui sambungan seluler dan WhastApp.


Komentar Via Facebook :