Nur Wahyudi Team Hj Novita Wijayanti Salurkan Bantuan Lewat Rumah Ibadah
(Nur Wahyudi Dermawan Asal Kedungreja Kabupaten Cilacap)
CYBER88 l Cilacap - Beramal Sodaqoh adalah kewajiban bagi seorang muslim yang taat, Itu dilakukan oleh seorang Nur Wahyudi tim dari Hj Novita Wijayanti, salah satu dermawan asal Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap.Jum'at. (30/10/2020).
Menurut Nur Wahyudi "Habitat saya adalah orang kecil, orang tidak beruntung tapi bagi saya tidak masalah harta saya berbagi untuk masyarakat karena saya berhutang kepada negeri ini." Ujarnya dengan wajah penuh keikhlasan.
Kalimat itu meluncur dengan nada haru dari mulut Nur Wahyudi di hadapan para media dan tokoh-tokoh ormas dan LSM.
Meski punya harta melimpah, Nur Wahyudi selalu ingat masa kecilnya yang susah. Dia berkisah, cita-citanya menjadi dokter kandas karena tak punya uang untuk biaya kuliah. Tak dinyana, sekarang Nur Wahyudi menjadi salah satu dermawan terpandang didaerahnya yang menggelontorkan banyak derma di bidang sosial.
Bagi Nur Wahyudi, bukan perlindungan sedekah dan bukan pula perpuluhan. Dia, kedermawanan merupakan komitmen terhadap nurani yang tidak boleh pasang surut rencana dan Nur Wahyudi mengungkapkan, dia ikhlas hartanya "dibuang" untuk aksi kedermawanan.
Pria yang asli dan lahir di Kabupaten Cilacap dan tim dari Hj Novita Wijayanti ini memiliki metode lain dari yang lain dalam mengalirkan bantuan berupa paket makanan ringan, yaitu melalui tempat ibadah / Masjid-Masjid agar proses penyalurannya efektif, paket makanan ringan di berbagi ke tiap-tiap Masjid, Jumat. (30/10).
Bantuan diterima langsung oleh perwakilan pengurus masjid Miftahul Huda kyai Haji Romelan di Dusun Dukuh RT 07 RW 01 Jatisari Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap.
Adapun paket bantuan berupa paket makanan ringan yang sudah dikemas dan Bantuan ini diapresiasi masyarakat karena dapat meringankan salah satu beban pemenuhan kebutuhan pokok di tengah pandemi Covid-19.
Penyerahan bantuan lewat lembaga agama pendekatan efektif oleh Nur Wahyudi karena dapat mempercepat proses penyaluran bantuan yang dibutuhkan masyarakat.
“Minggu lalu kita ngobrol dengan tokoh-tokoh agama. Nah Jum'at ini sudah mulai kita salurkan untuk anggota jemaah sehingga mempercepat proses penyaluran bantuan yang dibutuhkan masyarakat, ”kata Nur.
Penyaluran dilakukan melalui pengurus masjid dan dengan guru-guru agama. Nah ini jalan semua, karena kalo kita lewat birokrasi lama, tunggu KTP lah, tunggu ini, tunggu itu, rakyat semakin susah. Kita lakukan hal-hal seperti itu. Papar Nur Wahyudi. (Purwanti)


Komentar Via Facebook :