BLT BSU Tenaga Kerja Masih Angan-Angan
CYBER88 | Bogor -- Bantuan Langsung Tunai (BLT) BSU Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan Tahap 2 masih jadi angan-angan dan penantian para pekerja yang gajinya di bawah Rp.5 juta.
Pasalnya, Pada termin 2, Kemnaker mencatat, sebanyak 152 ribu pekerja tidak jadi mendapat Rp 2,4 juta dari Bantuan Langsung Tunai Subsidi Gaji. Artinya 152 ribu pekerja ini juga tak akan ditransfer BLT Subsidi Gaji gelombang 2.
Padahal sebenarnya 152 ribu pekerja ini masuk dalam daftar penerima BLT Subsidi Gaji. Sebelumnya Kemnaker melaporkan 12,4 juta akan mendapat BLT Subsidi Gaji.
Alasannya adalah rekening 152 ribu pekerja ini tidak valid sehingga tak bisa dilakukan proses transfer.
Ditemui cyber88.co.id Sabtu (7/11) karyawan PT.CS2 POLA SEHAT Caringin Bogor mengatakan, dengan adanya surat edaran kemenaker bahwa UMK tahun 2021 tidak naik, kita sangat mengharapkan subsidi BLT BSU Jamsostek tenaga kerja,” Kata dia.
Apalagi, lanjutnya, UU Omnibus law Ciptakerja yang telah di sahkan dan segera direalisasikan, yang mana isinya terdapat pemangkasan terhadap ketentuan yang ada pada UU tenaga kerja No 13 tahun 2003, tentunya buruh akan sangan terdampak.
Dengan adanya BLT BSU dari BPJS Ketenagakerjaan tentunya perekonomian kami yang terdampak dengan adanya pandemi Covid-19 akan terbantu.
Dikatakannya juga, wabah covid 19 memang melumpuhkan apa lagi kaum buruh yang gajinya di bawah Rp.5 juta. "Pungkasnya. (Ujang Rahmat)


Komentar Via Facebook :