Ormas Brigez DPW Kota Banjar Kecewa, Pemkot Banjar Dinilai Kurang Tanggap

Ormas Brigez DPW Kota Banjar Kecewa, Pemkot Banjar Dinilai Kurang Tanggap

CYBER88 | Kota Banjar - Kasus dugaan perselingkuhan  antara pasangan yang sudah menikah yang merupakan ASN dilingkungan Pemkab Kota Banjar kian memanas. Pasalnya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh Oknum ASN tersebut dicap mencoreng nama baik lingkungan kerja sekitar karena mereka tak memiliki moral yang baik.

Tentu hal ini sangat memalukan karena tidak hanya mencoreng nama si pelaku, tetapi juga nama baik instansi pekerjaan. Bagaimana tidak? ASN yang seharusnya memberi contoh teladan, justru terlibat dalam hubungan terlarang dengan istri orang lain.

Terkait hal itu, Pemkot Asda Banjar Haji Agus membenarkan informasi dugaan perselingkuhan tersebut. Saat ini pihaknya tengah koordinasi dengan instansi yang terkait dengan masalah ini.

Sementara J menerangkan kepada Media Cyber88. Saat diwawancarai, J Sempat tak percaya istrinya "S" Setega itu tidak terfuji, dan J pun menunjukkan beberapa bukti, diantaranya obrolan Chat via Aplikasi (WA) Whatshap oknum ASN Y dengan S dan rekaman pengakuan S yang mengakui atas perselingkuhanya telah berlangsung lama dan pernah beberapa kali melakukan tindakan tidak terpuji layaknya suami istri, seperti yang telah diberitakan sebelumnya .

Disisi lain, Y mengatakan dalam salah satu media online, bahwa semua tuduhan J Sama sekali tidak mendasar.

“Semua ini tidak benar. Saya merasa diperas oleh beberapa oknum yang gagal memberikan sejumlah uang kepada saya sehingga ancaman mereka dibuktikan melalui pemberitaan yang sudah mencoreng nama baik saya, ”seperti dilansir dari buletinindonesianews.com .

Dilansir dari buletinindonesianews.com , Kasat reskrim polres Banjar, Iptu M Zulkarnaen, SIK membenarkan adanya laporan perihal kasus perselingkuhan yang disangkakan J kepada S dan Y.

Pihak Kepolisian masih selidiki kasus tersebut karena sejauh ini pelaporan menurut Kasat Reskrim kurang bukti yang kuat. Bahkan pihak kepolisian akan mengembangkan dugaan pemerasan yang terjadi dalam kasus ini.

Hari ini, Selasa (1/12), Puluhan Anggota Ormas Brigez DPW Kota Banjar yang merupakan Organisasi dimana J berkecimpung, menyambangi kantor Inspektorat untuk beraudiensi. Mereka meminta maaf sang oknum ASN tersebut yang diduga berselingkuh dicopot dari jabatan dan pekerjaanya.

Menurut Dino Romadona ST dan biasa dipanggil Dona ketua Ormas Brigez DPW Kota Banjar mengatakan "Dari puluhan orang lebih anggota kami yang datang ke kantor Inspektorat Kota Banjar hanya beberapa orang yang di terima dan bisa masuk ke dalam ruangan inspektorat" .Ujarnya.

Tuntutan kami tetap agar oknum ASN dan pasangan selingkuhnya dipecat dari jabatan dan pekerjaanya ".ujar Dona.

Tadinya kami keluarga besar Ormas Brigez DPW Kota Banjar akan melakukan demo ke kantor walikota banjar tapi dengan pertimbangan didalam masa Pandemi Covid 19 ini maka kami berkoordinasi kembali dengan Polresta Banjar dan Kodim 0613 Ciamis dan hasilnya memutuskan untuk tidak melakukan aksi demo tapi menjadi Audensi.

Dona pun mengatakan bahwa "Kami semua merasa kecewa atas kurang responsifnya Pemkot Banjar yang awalnya kami harapkan dalam audensi tadi dihadiri oleh Sekda, Bpkd, Inspektorat, Dewan dan pimpinan Bank BJB sesuai dengan surat yang kami kirimkan, namun pada kenyataanya hanya dihadiri oleh pihak Inspektorat saja ".tandas Dona.

Jika kasus dugaan perselingkuhan ini dan Pesta miras yang dilakukan oleh oknum ASN Kota Banjar tidak secepatanya ditindak lanjuti secara hukum dan aturan yang maka jangan salahkan kami (Ormas Brigez) yang kedepanya akan terjadi Demo aksi besar-besaran untuk menegakkan keadilan untuk rekan kami J dalam hal ini sebagai korban.

Kalau menurut kami Ini sudah jelas kesalahan besar Y sebagai oknum ASN yang harus ditindak sesuai PP 53 Tahun 2010 terkait etika dan moral ASN.

Kami akan terus menerapkan dan mengawal masalah ini sampai Pemkot Banjar bertindak dan menjatuhkan sanksi kepada Y sebagai oknum ASN Pemkot Banjar.

Kami merasa sangat nyaman kenyamanan keluarga besar kami, (Ormas Brigez) .tandas Dona sambil meneriakan yel-yel Brigez Abadi.

Sampai saat ini kami belum bisa menarik perhatian. Sebab, kamipun harus menghormati azas praduga tak mengizinkan, ”kata Dino

Sementara dari pihak inspektorat kota Banjar yang diwakili oleh Maman Suryaman menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemanggilan kepada semua pihak untuk mempercepat proses ini.Ujar Maman Suryaman

Adapun keputusan atau sanksi yang akan dilepas, Itu akan diputuskan melalui sidang kode etik ASN kota Banjar.Pungkas Maman Suryaman

Dalam Audensi tadi (1/12) J yang merasa jadi korban tersebut menyampaikan kepada Inspektorat bahwa dirinya akan terus memperjuangkan keadilan keadilan,

Arti keadilan bagi saya adalah dengan dipecatnya Y dan S sebagai oknum ASN dan tenaga honorer Pemkot Banjar. Ujar J.

Menurutnya kejadian ini tidak boleh dibiarkan dan dipeti Es kan karena sangat mencoreng nama baik ASN Kota Banjar.

Saya akan terus berjuang sampai keadilan tegak sesuai dengan harapan saya sebagai korban, ”pungkasnya.

Dengan adanya kejadian ini, menurut Deden hasanudin / Ata sebagai masyarakat Kota Banjar ikut angkat bicara "bahwa kami sebagai warga kota Banjar tidak berharap kejadian ini berlarut dalam proses penyelesaian masalah dan saya mengharapkan Pemkot Banjar cepat memanggil oknum yang diduga terlibat dalam permasalahan ini.

Jangan biarkan Kota Banjar tidak kondusif, saya sebagai warga kota Banjar tidak terima atas perilaku oknum ASN qyang mengotori nama baik kota Banjar, karena menurut pandangan saya pribadi masih banyak potensi ASN yang berakhlak mulia, baik di Pemkot Banjar. pungkasnya. (Samsu).

Komentar Via Facebook :