Mobil Pengantar Ayam Potong Dihadang dan Ditembak Orang Tak Dikenal Gunakan Senjata Api

Mobil Pengantar Ayam Potong Dihadang dan Ditembak Orang Tak Dikenal Gunakan Senjata Api

CYBER88 | Mesuji -- Mobil truk bermuatan Ayam potong bernomor polisi BE 8697 LV warna kuning di todong oleh seorang bersenjata api sekitar pukul 23:00 WIB di Jalan Desa Margo Jadi, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji Lampung, Sabtu malam (26/12/2020).

Dari informasi yang dihimpun Cyber88.co.id, dari Arip Zakaria, seorang anak agen ayam yang berada di Margo Jadi melalui pesan singkat WhatsApp menjelaskan, “mobil tersebut milik Pak Ali yang akan hendak mengantarkan ayam ke agen-agen atau langgananya yaitu di Desa Gedung Ram, Muara Tenang (Sp 6b) serta ke Margo Jadi namum apes di jalan arah Margo Jadi sekitar kuburan (makam) dihadang orang tak dikenal dengan menodongkan Senjata Api, ujarnya. Minggu (27/12/2020)

Lanjut Arip, setelah mobilnya tersebut berhenti lalu sang supir bernama Anggik orang Moro Seneng itu disuruh turun oleh pelaku. Pelaku langsung menembak supir di bagian paha deket selangkangan dan tidak lama dari itu supir dilarikan ke Puskesmas Margo Jadi namun pihak Puskesmas tersebut tidak sanggup lalu di rujuk ke Rumah Sakit Simpang Pematang namun sampai ditempat sang supir menghembuskan napas terakhirnya, ulas Arip.

"Saya berharap semoga pelaku penodongan tersebut segera tertangkap dan di hukum sesuai Undang-Undang yang berlaku atau hukuman setimpal," harap Arip.

Rehan selaku kernet mengatakan, "ya betul kejadian itu, begini awal mulanya. Mobil kami biasa mengantarkan ayam ke langganan. Kami tadi telah mengantarkan kelangganan di Sp 7 arah perkantoran Mesuji serta Gedung Ram.

Setelah dari sana, kami lanjut ke Desa Muara Tenang (Sp 6b). Ketika itu, ada seorang pengendara roda dua Vixon atau Ninja berwarna Putih datang untuk meminta uang.

Bapak langganan kami memberikan uang Rp.50.000 ke orang tersebut diduga hapal sama pelaku. Karena, papak itu sempat mengatakan kepada seorang pengendara R2 tersebut dengan perkataan "jangan ganggu" (menirukan bahasa bapak agen di Muara Tenang)," jelasnya.

Tambahnya, "setelah usai turunkan ayam di Muara Tenang, kami lanjut untuk mengantar langgganan terakhir di Margo Jadi. Tanpa menaruh curiga kepada seorang pengendara motor Vixon berwarna putih sambil bawa satu ayam jago kampung itu yang telah minta uang kepada bapak tadi.

Namun orang tersebut ternyata membuntuti mobil kami nampak ketika sudah jauh. Ketika di sekitar Pemakaman kami di berhentikan lalu disuruh turun dan supir saya langsung di tembak.

Kemudian pelaku berhasil membawa kabur uang yang kami peroleh dari para agen-agen atau langganan kami tadi. Padahal uang itu untuk disetorkan ke bos kami yang nominal uang tersebut kurang lebih Rp.60.juta," tutur Rehan.

Pihak kepolisian dari Polsek Mesuji Timur sudah datang ke Tempat Kejadian Perkara(TKP) dan mobil sudah diamankan oleh anggota Polsek setempat, terangnya.

Kasat Deskrim Polres Mesuji Iptu Riky Nopriansyah, SH. MH mengatakan, Oke Abang sudah di TKP masih pendalaman yus, pungkasnya dengan singkat ketika balas pesan di WhatsApp.

Sampai berita ini dipublikasikan belum ada kejelasan dari pihak terkait motif penodongan murni atau ada motif lain karena pihak kepolisianpun masih mendalami kejadian tersebut. (EI/TIM)

Komentar Via Facebook :