Tanjungpinang Dilanda Bencana Tanah Longsor dan Banjir, Sejumlah Ruas Jalan Lumpuh

Tanjungpinang Dilanda Bencana Tanah Longsor dan Banjir, Sejumlah Ruas Jalan Lumpuh

CYBER88 | Tanjungpinang - Sejumlah ruas jalan di Tanjungpinang terpantau tergenang banjir setinggi lutut orang dewasa, disebabkan tingginya intensitas curah hujan yang terjadi sejak Jum'at (1/1/2021) lalu.

Banjir terparah ada di daerah Kecamatan Tanjungpinang Barat, tepatnya ruas jalan Yudowinangun dan selanjutnya di Kecamatan Bukit Bestari  yang terletak di jalan Pemuda, Berakit, Lobam hingga Raja Ali Fisabilillah.

Tidak hanya itu, beberapa lokasi di Tanjungpinang terpantau mengalami bencana jalan longsor di jalan Darusallam, Kelurahan Bukit Cermin, Kamboja, dan beberapa daerah lainnya.

Akibat dari banjir yang mencapai hingga lutut orang dewasa dan ancaman dari longsor tersebut, sejumlah warga terpaksa memilih untuk meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman, seraya menunggu kondisi kembali normal lagi.

Seperti penuturan salah satu warga, Eka saat hendak membawa anaknya pergi meninggalkan rumah yang hampir di timpah oleh ruas jalan yang terletak tepat di atas rumahnya. 

"Saya selamatkan dulu anak-anak ke rumah budenya, takutnya nanti makin parah pula mas," ucapnya seraya memegang bahu anaknya.

Selain itu ketua RT 003/RW 008 Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Jurnalis mengatakan bahwa kondisi banjir di wilayahnya merupakan kondisi terparah yang pernah terjadi dibandingkan kondisi sebelumnya.

"Tingginya sampai ke lutut orang dewasa mas, belum lagi arus banjirnya sangat deras, semoga Pemerintah setempat memberikan perhatian warga yang terkena bencan, udah parah kali ini" ujar Jurnalis.

Bencana banjir di Tanjungpinang sendiri sudah menjadi langganan di wilayah tersebut di atas, oleh sebab itu diperlukan perhatian pemerintah dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang untuk mengambil langkah tepat dalam upaya penanganan dan mitigasi kebencanaan demi menjamin tidak kembalinya bencana banjir di beberapa wilayah di Tanjungpinang.

Komentar Via Facebook :