Mobil Membawa Material Proyek Jalan di Desa Kutaagung Masuk Jurang

Mobil Membawa Material Proyek Jalan di Desa Kutaagung Masuk Jurang

CYBER88 | Cilacap -- Sebuah mobil Pick up warna putih masuk jurang sedalam 30 meter dan dibawahnya terdapat sungai Cilimus, kendaraan angkutan material milik proyek pengaspalan jalan di Dusun Cinongkob RT 01 RW 06, Desa Kutaagung Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap. 
Senin. (11/1/2021).

Sekitar pukul 14.15 WIB terjadi kecelakaan tunggal mobil pick up yang dikendarai oleh Diman dengan penumpang Warto masuk jurang di blok Cinongkob ini tidak mengakibatkan korban jiwa, tetapi mobil pick up hancur usai terjun masuk jurang dengan kedalaman kurang lebih 30 meter.

Menurut keterangan Acum Staf Desa Kutaagung menceritakan "Awal kecelakaan tunggal mobil pick up proyek pengaspalan jalan ini posisi nanjak dengan posisi gigi tiga, dan mobil tidak kuat untuk naik maka posisi mobil mundur dan sopir dan penumpang pun loncat sebelum mobil masuk jurang. mobil  yang dikemudikan oleh Diman warga Desa Kutaagung, Kecamatan Dayeuhluhur hancur dan tenggelam".

Sementara menurut keterangan saksi Aloy  warga Desa Bolang menerangkan, memang mobil itu mengangkut material proyek dan mobilnya sendiri milik mas Kukuh sesuai dan sama dengan keterangan Sidik pekerja dilapangan dan dikemudikan oleh Diman dan satu penumpangnya Warto. 

"Posisinya sedang muat batu dari bawah hendak ke atas, setelah ditengah-tengah tanjakan monbil tidak kuat menanjak hingga mundur lagi ke belakang tanpa bisa ditahan mobil mundur dan langsung meluncur masuk jurang," ujar Aloy.

Sementara keterangan dari Tating, gadis asal Desa Kutaagung mengatakan "Mobil yang terjun ke sungai Cilimus sedang diderek dengan menggunakan mobil derek tadi jam 18:00 Wib, sampai kurang lebih jam 19:00 Wib. Alhamdulilah penumpang dan sopirnya selamat dan bangkai mobilnya pun langsung dibawa oleh petugas derek dan proyek," ungkap Tating.

Di setiap pekerjaan proyek setengah dari total kematian yang menimpa pekerja di berbagai proyek yang diakibatkan kecelakaan yang berhubungan dengan kendaraan angkut dan alat berat. 

Rata-rata kecelakaan terjadi karena kendaraan angkut tabrakan dan alat berat tumbang atau terguling . 

Alat angkut seperti mobil dan alat berat menjadi faktor penting dalam proyek, terutama proyek fisik, jalan maupun pertambangan. 

Pentingnya perawatan mobil angkutan material proyek dan alat berat, apalagi alat berat merupakan mesin yang berukuran besar yang didesain untuk melaksanakan fungsi konstruksi, seperti pengerjaan tanah, konstruksi jalan, konstruksi bangunan, pertambangan, dan perkebunan.

Dalam alat berat banyak aspek yang harus diperhatikan mulai dari sistem keterampilan sopir atau operator, sudah memiliki legalitas yang resmi atau tidak, aspek keselamatan kerja, keahlian dan pengetahuan operator, serta aspek pengawasan dan pemeliharaan.

Dalam hal ini proyek yang ada di Desa Kutaagung perlu dilihat kelayakan kendaraan proyek dan perlu diketahui juga sopir dan operatornya memiliki kelayakan legalitas resmi atau tidak untuk menjadi operator mesin besar dan untuk menjadi sopir mobil dengan muatan material yang sangat beresiko dengan nyawa ini.

Sebagian besar mobil angkut dan alat berat yang digunakan dalam pembangunan jalan, konstruksi, pertambangan dan industri lainnya mengandung risiko yang tinggi yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja bila tidak beroperasi secara benar dan aman. (IWA SARIPUDIN).

 

Komentar Via Facebook :