Pengelola Wisata Curug Nangka Bogor, Perketat Prokes dan Batasi Pengunjung di Masa PPKM

Pengelola Wisata Curug Nangka Bogor, Perketat Prokes dan Batasi Pengunjung di Masa PPKM

CYBER88 | Bogor -- Pengelola wisata Curug Nangka yang terletak di Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, batasi pengunjung di hari libur. Pasalnya saat ini Pemeritah sedang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak tanggal 11 sampai 25 Januari 2021.

Sebelumnya, tempat wisata dibawah naungan taman nasional hutan Halimun Salak tersebut, memiliki kapasitas yang mencapai sekitar 2000 orang per hari. Namun, karena Kabupaten Bogor sedang pelaksanaan PPKM atau PSBB Jawa Bali, pengelola membatasi jumlah pengunjung hanya 500 orang. Hal itu dikatakan Sabarudin, pengelola tiket masuk sekaligus kasi Konservasi saat ditemui Cyber88.co.id Senin (18/1/2021).

“Pengelola tetap mebuka area Wisata Curug Nangka sesuai dengan intruksi dari Camat Tamansari yang meperbolekan 25 persen dari pengunjung biasanya,” Kata Sabarudin.

Sabarudin menjelakan, pihak pengelola juga melengkapi fasilitas protokol kesehatan (Prokes) pencegahan penularan viris corona (Covid-19) berupa pengecek suhu rubuh (Thermonex) tempat mencuci tangan dengan menggunakan hand sanitizer, serta mewajibkan pengunjung untuk menggunakan masker,” Terang dia.

Tidak lupa para pengujung wisata salalu diingkatkan untuk menjaga jarak tangasnya" Imbuhnya.

Terpantau juga, tak hanya pihak pengelola yang memperketat protokol kesehatan. Pihak Polsek dan Koramil juga ikut melakukan penjagaan dengan ketat tempat wisata berada di ketinggian 750 mdpl tersebut. Para pengunjung yang datang terus dihimbau agar mematuhi protokol Covid-19.

Sementara itu, Marina, salah seorang pengunjung mengatakan, dirinya sangat puas dengan kondisi wisata Curug Nangka yang mempunyai keindahan alam yang luar biasa, Berada di kawasan ini rasanya sangat tenang sekali, ” Ungkapnya.

Walau di masa PPKM dirinya merasa nyaman berada disana. Karena, selain petugas yang ramah dalam memberikan pelayanan juga melakukan himbauan protokol kesehatan agar para pengunjung terhindar dari penularan virus corona.

Marina berharap, semoga pandemi Covid-19 ini dapat teratasi dengan adanya PPKM ini. Sehingga, masyarakat akan lebih nyaman lagi untuk bersantai di tempat-tempat wisata dan kembali ramai pengunjung yang tentunya akan dapat meningkatkan Penghasilan Asli Daerah (PAD) dari sector parawisata,” harapnya. (Ujang Rahmat)

Komentar Via Facebook :