Keindahan Tempat Wisata Desa Matenggeng Kecamatan Dayeuhluhur Digarap Serius
(Salah Satu Saung Wisata yang ada di Gunung Goot)
CYBER88 | Dayeuhluhur, Cilacap - Desa Matenggeng Kecamatan Dayeuhluhur menangkap peluang industri pariwisata dengan memanfaatkan berbagai potensi alam ditengah menggeliatnya industri pariwisata yang dibarengi dengan tren gaya hidup untuk berwisata membuat berbagai daerah berlomba memanfaatkan potensi wisatanya. Sabtu. (21/1/2021).
.jpg)
Diantaranya potensi wisata alam yang sedang digali oleh Desa Matenggeng yang memiliki potensi berupa dataran tinggi dengan menawarkan pemandangan keindahan alamnya.
Menurut Camat Dayeuhluhur Aji Pramono S.STP. menyatakan bahwa "Wisata Gunung Goot selain indah, Tempat ini bernilai sejarah tinggi dan dilengkapi dengan lahan yang dibawah lembah yang cukup tinggi dan ditambah adanya berbagai budaya lokal yang dapat menjadi komoditas wisata," ujar Camat Dayeuhluhur Aji Pramono S.STP.
.jpg)
Tabirin Kepala Desa Matenggeng mengatakan "Pengembangan BUMDes dan Pokdarwis untuk bersinergi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Cilacap guna menggarap tempat wisata secara propesional dan sangat besar. Terlebih kini mulai digarap serius oleh pemerintah dusun yang bekerja sama dengan Pokdarwis di wilayah Desa Matenggeng tanpa mengesampinkan peran serta dukungan dari pihak Kecamatan Dayeuhluhur". Ujar Tabirin.

Tabirin menambahkan untuk “Progres pengembangan kedepanya khusus potensi wisata di Desa Matenggeng saat ini cukup baik, bahkan ditempat ini akan digagas pembangunan wisata edukasi, perkemahan dan arena Playing fox". Ungkap Tabirin Kades Matenggeng.
Sementara menurut Sawa Santosa Ketua Pokdarwis wisata Gunung Goot mengaku "Optimistis, untuk potensi industri wisata Gunung Goot dapat berkembang dan wilayahnya menjadi destinasi wisatawan asalkan ada Sinergritas antar berbagai unsur". Ucap Sawa.
Sementara menurut Wisma Irawan Sekertaris Desa (Sekdes) Matenggeng mengatakan, "Banyaknya potensi wisata yang dapat dikembangkan di Desa Matenggeng, diharapkan dapat mendongkrak Pendapatan Asli Desa atau PAD Matenggeng khususnya sektor pariwisata.

Konsep pariwisata perdesaan dengan produk yang unik, khas, dan ramah lingkungan dapat menjadi solusi baru bagi pengembangan kepariwisataan di Desa Matenggeng.
Sebagai respon atas pergeseran minat wisatawan tersebut maka di Desa Matenggeng pun tumbuh pilihan wisata baru berupa tempat-tempat wisata baru di berbagai Dusun dan kampung.

Pengembangan Matenggeng sebagai Desa Wisata, saya harap tidak bermanfaat bagi pencarian alternatif untuk memenuhi pergeseran minat wisatawan atau pengunjung, namun juga dapat dijadikan sebagai solusi bagi permasalahan kemiskinan, pelestarian budaya dan pelestarian lingkungan hidup ". Pungkas Wisma Irawan.
Bah Tantan (51) Salah satu pengunjung mengatakan bahwa "Desa matenggeng merupakan wilayah yang kaya akan ragam keunikan, namun dari Dinas Pariwisata Kabupaten Cilacap maupun pengelola destinasi belum terlihat benar-benar potensi tersebut sehingga penanganan Matenggeng sebagai desa wisata yang memenuhi syarat tidak dilakukan dengan semestinya" Ujar Bah Tantan.

Kalau dikelola secara Proporsional dan ada dukungan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Cilacap, bukan tidak mungkin Sektor pariwisata salah satu sumber devisa Desa Matenggeng yang sangat penting dan mampu memberikan sumbangan yang cukup berarti bagi pembangunan Desa Matenggeng ". Ucap Bah Tantan.
Produk wisata konvensional mulai ditanggalkan dan wisatawan beralih ke produk wisata yang lebih menghargai lingkungan, budaya dan atraksi secara spesial.
Kepuasan wisatawan tidak lagi bersandar pada keindahan alam dan kelengkapan fasilitas wisata, melainkan juga pada keleluasa intensitas interaksi dengan lingkungan dan masyarakat lokal.

Berdasarkan fakta di atas maka perlu dirumuskan bentuk pembangunan pariwisata berkelanjutan yang lebih tepat di masa mendatang.
Begitupun menurut Kasa Raharja salah satu anggota Pokdarwis wisata Gunung Goot mengatakan "Konsep pariwisata perdesaan (rural tourism) dengan cirinya produk yang unik, khas dan ramah lingkungan kiranya dapat menjadi solusi baru bagi pengembangan kepariwisataan di Desa Matenggeng dan sebagai respon atas minat wisatawan tersebut maka di Desa Matenggeng pun tumbuh pilihan wisata baru berupa tempat-tempat baru dengan ragam keunikannya ". Ujar Kasa.

Banyak saran dari pengunjuk, khusus tempat wisata Gunung Goot dan ditambah ragam pilihan permainan anak-anak. Saya sebagai pengurus Pokdarwis Wisata Gunung Goot mengharapakan kepada Pemerintah khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Cilacap untuk mengabulkan keinginan pengurus atau pengelola wisata Gunung Goot agar dilokasi di berikan bantuan berupa Lintasan flying fox di atas lembah Gunung Goot yang terletak di Dusun Matenggeng 1 RT 03 RW 02 yang memiliki Panjang 135 meter dengan ketinggian 78-80 meter dengan Fasilitas keamanan, seperti harness seluruh tubuh untuk tali keamanan dan helm khusus, sehingga pengunjung tak perlu khawatir dan akan merasakan kepuasan berwisata ke Gunung Goot ". Pungkas Kasa mengungkapkan harapannya kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Cilacap . (IYAN YMBI).


Komentar Via Facebook :