Adanya Copet di Alun-alun Bandung, Polisi Minta Masyarakat Melapor

Adanya Copet di Alun-alun Bandung, Polisi Minta Masyarakat Melapor

CYBER88 | Bandung -- Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang meminta masyarakat untuk melapor jika terjadi kasus pencopetan di Bandung termasuk di Alun-alun.

Pasalnya dia mengaku kerap kesulitan mengungkap kasus pencopetan karena kurangnya saksi dan bukti.

"Kesulitannya (mengungkap kasus pencopetan) saya akui karena kurangnya saksi dan alat bukti. Karena kalau hanya keterangan saksi, kita susah untuk menentukan siapa tersangka atau pelakunya," kata Adanan saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Senin (25/1202)

Adanan mengatakan, pihaknya berusaha mengungkap sebanyak-banyaknya kasus tindak pidana tersebut. 

Pihaknya pun sudah melakukan berbagai langkah guna menekan aksi pencopetan di Kota Bandung. Dari mulai tindakan preentif, preventif, sampai represif.

"Preentif yang berperan Bhabinkamtibmas menggalang tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama untuk mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengamankan barang masing-masing sehingga tidak mengundang pelaku kejahatan," katanya.

Sementara dalam langkah preventif, Adanan mengungkapkan bahwa Sat Sabhara Polrestabes Bandung rutin melakukan patroli baik patroli statis maupun secara mobile.

"Tindakan represifnya penegakan hukum, kami lebih berperan dalam proses lidik terhadap dugaan tindak pidana ini," katanya.

Dikatakannya, selama menjabat sebagai Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung, ia sudah mengungkap 7 kasus pencopetan.

Tak hanya pelaku, bahkan terungkap sampai penadahnya.

"Tindak kejahatan itu kita ungkap dan proses lanjut sampai ke pengadilan," katanya.***

Komentar Via Facebook :