Penjualan Wakaf Alkhairaat Semakin Terkuak

Penjualan Wakaf Alkhairaat Semakin Terkuak

CYBER88 | Parigi Moutong - Penjualan Wakaf Alkhairaat di Desa Persatuan Sejati Kecamatan Ongka Malino Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah berupa 42 pohon kelapa saat ini semakin terkuak.

Konfirmasi via telpon seluler minggu lalu kepada seorang warga desa yang berinisial UTM warga Desa Mepanga Kecamatan Mepanga, sebagai pembeli batang pohon kelapa Wakaf Alkhairaat yang di duga di jual oleh Mrfk oknum Kepala Desa Persatuan Sejati Kecamatan Ongka Malino.

Menurut Utm, "memang licik Mrfk itu, pembayaran batang kelapa tersebut di rumah Mrfk dan di saksikan oleh kepala dusun Surf. Saya (Utm) sudah mulai curiga ketika yang menandatangani kwitansi seorang ibu bernama Tante Sego yang saat ini telah meninggal, seharusnya yang di jual pada saya saat itu sekitar 60 pohon dan saya tau semuanya milik Mrfk. Namun ternyata 30 pohon kelapa Wakaf Alkhairaat dan 30 pohon lainnya kelapa milik kakak angkatnya Mrfk yang berdomisili di desa Ongka dan setahu saya kalau 30 pohon itu kelapa Wakaf akan di tebang dan yang 30 pohon lainnya menyusul, tetapi tidak jadi saya tebang karna dilarang kakak angkatnya, lalu saya menemui oknum kades Mrfk, saya tanyakan kenapa kelapa Wakaf dan kelapanya kakak angkatnya Pak Kades di jual ke saya, kemudian Mrfk mengatakan kalau masalah Wakaf nanti saya (Mrfk) ganti dan sisa uangnya juga akan di kembalikan, namun sampai saat ini sisa uang saya sekitar 8 juta lebih belum juga di kembalikan oleh Mrfk," ujarnya.

Sementara Amirudin Daelumete sebagai mantan pengelola wakaf Alkhairaat saat di temui awak media CYBER88 di Palu pada Senin, (01/02/21) mengatakan, "kalau masalah Wakaf Alkhairaat yang 12 pohon, itu merupakan pemberian dari Almarhum kakak saya Jibran Daelumete (Jubu) sewaktu beliau hidup, dari 12 pohon Wakaf tersebut 1 pohon telah mati dan 11 pohon yang tersisa  bahwa pohon Wakaf tersebut diduga telah di tebang oleh Mrfk dan kayunya juga diduga di gunakan untuk ramuan PAUD yang di bangun melalui Dana Desa." Tutupnya.

Sementara oknum Kepala Desa Persatuan Sejati Mrfk ketika di konfirmasi melalui via telfon dan WhatsApp tidak ada tanggapan. 

Komentar Via Facebook :