Agro Wisata Cibinuang Sementara di Tutup untuk Menghindari Kerumunan Massa

Agro Wisata Cibinuang Sementara di Tutup untuk Menghindari Kerumunan Massa

(Wisata Hutan Pinus di Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja)

CYBER88 | Cilacap - Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja terletak pada ketinggian ± 27 M di atas permukaan air laut dan berbatasan dengan:

  • Sebelah Utara: Kecamatan Majenang
  • Sebelah Selatan: Kecamatan Cipari
  • Sebelah Timur: Kecamatan Majenang
  • Sebelah Barat: Kecamatan Dayeuhluhur

Jarak tempuh dari Desa Tambaksari kecamatan Wanareja ke ibu kota Kabupaten Cilacap ± 98 Km, dan Khusus di Kecamatan Wanareja Jumlah desanya sebanyak 16 Desa, Dusun 109, RW 189, RT 685, wilayah Kecamatan Wanareja terdiri dari dataran rendah dan dataran tinggi / pegunungan seperti di Desa Tambaksari, Untuk luas wilayah Kecamatan Wanareja 18.973.310 ha.

Salah satu Agro wisata Cibinuang di Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja beberapa waktu lalu ditutup sementara. Penutupan tersebut disebabkan adanya ketidaksepahaman dalam pengelola gedung tersebut, sehingga perlu adanya mediasi lebih lanjut.

Camat Wanareja, Muhammad Najib saat dihubungi menyebutkan, penutupkan Agro Wisata tersebut ditetapkan oleh Kepala Desa. Dan kewenangan Perhutani pemilik kawasan lahan.

(Sebelum Ada Covid-19 Agro Wisata Cibinuang Ramai oleh pengunjung).

“Agro Wisata Cibinuang di Gunung geulis yang berlokasi di petak 2E Desa Tambaksari dan petak 3A Desa Majingklak. Pengelolanya oleh karang taruna dua desa itu, memang karena kurang kompak dan pemahaman wisata masih kurang jadi ditutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan, ”kata dia.

Najib berkata, selain masalah tersebut, jumlah pengunjung yang melebihi kapasitas juga menjadi salah satu faktor yang ditutup sementaranya Agro Wisata Cibinuang tidak menyebabkan klaster baru pada Agro Wisata Cibinuang.

“Kita juga perlu melakukan recovery untuk rumputnya. Karena rumputnya mirip permadani hijau, saat weekend pengunjung bisa sampai 5000 jadi rusak ini mumpung masih ada hujan, ”ujar Najib.

Dia mengatakan, tim Gugus Tugas Kecamatan Wanajera terus melakukan latihan dan melakukan edukasi kepada masyarakat terkait penerapan kenormalan baru atau normal baru.

“Masyarakat belum paham betul terkait hal baru yang normal. Kita terus melakukan edukasi ke masyarakat, karena Wanareja sendiri masih belum siap berhubungan dengan orang normal baru. Saat ini masih ada satu kasus positif di Wanareja, ”pungkas Najib.

Sementara untuk status Agro Wisata Cibinuang Ikatan Pemudi Pemudi Gunung Geulis (IPPGG), Saripudin mengatakan bahwa pihaknya tengah merencanakan akan menggarap destinasi wisata tersebut. Ujarnya.

Namun di tengah situasi pandemi-19, rencana tersebut akan dinyatakan jika situasi dinyatakan aman.

Adapun , Saripudin mengatakan, dalam pengembangan wisata, akan in dengan Perhutani dan LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Kehutanan.

Saripudin menilai potensi Agro wisata seperti Hutan Pinus di Gunung Geulis, Desa Tambaksari, Kecamatan Wanareja Cilacap bisa menjadi daya tarik.

Ia juga mempertimbangkan lokasi hutan pinus, tempat itu dan bukan di Palugon namun lokasi Tepatnya seperti yang sudah terangkan. Yakni di Gunung Geulis, Desa Tambaksari, Kecamatan Wanareja. (IYAN YMBI).

 

Komentar Via Facebook :