Bupati Tanggamus Sambut Mentri Koperasi dan UKM RI dan Mentri ATR BPN Serta Gubernur Lampung
CYBER88 | Tanggamus -- Semakin berkembangnya hasil pertanian terutama dalam reproduksi pisang mas yang saat ini dapat di ekspor selain buah nanas, Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia bersama Mentri koperasi dan UKM serta Gubernur Lampung di dampingi Bupati Tanggamus mengunjungi tempat penanaman pisang (kebun pisang) disamping lapangan Kec. Sumberjo, Kab. Tanggamus, Minggu (28/2/2021).
Selain mengunjungi kebun pisang Mentri, Gubernur Lampung dan Bupati juga kunjungi tempat pengepakan pisang mas di pekon Sumbermulyo Kec. Sumberjo. Guna melihat tehnik dan cara pengepakan pisang mas yang di kelola oleh koperasi 'Tani Hijau Makmur' binaan PT. Great Giant pineapple.
Kunjungan ini di ikuti oleh, Menteri Koperasi dan UKM (Teten Masduki), Menteri ATR BPN (Sofyan Abdul Jalil), Gubernur Provinsi Lampung (Arinal djunaidi), Direktur PT Great Giant Pineapple, jajaran dari kementerian Koperasi dan UKM RI Deputi Perkoperasian, kementerian Koperasi dan UKM (Achmad Zubaidi), staff khusus Menteri Koperasi dan UKM (Rizal) dan lembaga pengelolaan dana bergulir Koperasi dan UMKM (Sutomo).
Kemudian, Jajaran Kementerian Agraria dan Tata ruang tenaga ahli Menteri (Parman Nataatmadja), jajaran pemerintah daerah Kabupaten Tanggamus beserta beberapa kepala dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Peternakan dan Perkebunan, Dinas UMKM, Ketua tim Penggerak PKK Tanggamus, Ketua Dekranasda Kabupaten Tanggamus, dan Ketua Kelompok Tani beserta Camat Sumberejo.
Dalam sambutanya Bupati mengatakan, "Kab. Tanggamus ini adalah satu dari 15 Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Lampung dimana luas daripada Kabupaten Tanggamus luas daratan adalah kurang lebih 2855,406 km2 dan wilayah lautan adalah 1779,5 km2 ini berjumlah kurang lebih 600.000 yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa,"
"Jadi bisa dikatakan Tanggamus ini miniaturnya Indonesia semua hidup bersama harmonis. Walaupun berasal dari latar belakang etnis yang berbeda-beda dan juga mata pencaharian yang berbeda namun sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani." jelas Bupati.
"Ini menjadi kebanggaan kami bahwa Kabupaten Tanggamus menjadi salah satu lokasi pengembangan pisang mas yang Alhamdulillah pada tahun 2019 yang telah di resmikan oleh Bapak Menteri pada saat itu. Hal ini menjadi kebanggaan mencari icon ataupun yang tentunya menambah semangat dan motivasi bagi kami masyarakat untuk dapat menggunakan kembali sektor ini," ucapnya.
"Tadi kita telah melihat bagaimana tata cara pengembangan pisang emas dan hal-hal lainnya termasuk juga di sini telah ada packing fox-nya jadi kami berharap mudah-mudahan dapat disupport sehingga Kabupaten Tanggamus pada saatnya nanti bisa lebih maju lagi," lanjutnya.
Koperasi di Kabupaten Tanggamus berjumlah seluruhnya 283 namun hanya 82 yang aktif artinya perlu didukung ataupun disupport kurang lebih ada 141 koperasi lagi.
Karenanya bupati mengharapkan, "dengan kehadiran Menteri disini bisa lebih mendukung masyarakat Indonesia agar dapat menjadi salah satu pertumbuhan ekonomi yang baik terutama di tengah pandemi covid 19."
"Terutama dapat memberikan dampak yang sangat luas yang perlu kita pemulihkan, termasuk untuk pemulihan ekonomi. Mudah-mudahan bapak Menteri, Gubernur juga dapat lebih mempercepat realisasi," tambahnya.
"Untuk mendapatkan tambahan bibit pohon alpukat yang akan dibagikan kepada masyarakat," tutup Bupati.
Kegiatan di lanjutkan ke saling melihat pameran produk kopi Lampung dan Tenun khas Tanggamus serta mencicipi buah durian Lampung. (dilla)


Komentar Via Facebook :