Ketua Umum PB IDI : Mutasi Corona N439K Penyebarannya Lebih Cepat
Ilustrasi Mutasi Corona N439K
CYBER88 | Jakarta -- Ketua Umum PB IDI dr Daeng M Faqih menyampaikan bahwa kini ditemukannya 6 kasus varian Inggris Corona B117 di Indonesia. Keberadaan varian baru virus corona ini membikin gempar.
Pasalnya varian ini diyakini lebih menular. Menurutnya, mutasi N439K ini sudah ditemukan di 30 negara. Ungkapnya dalam keterangan pers yang dibagikan, Rabu (10/3/2021)
"Varian N439K ini yang sudah (ditemukan) lebih di 30 negara ternyata lebih 'smart' dari varian sebelumnya, karena ikatan terhadap reseptor ACE2 di sel manusia lebih kuat dan tidak dikenali oleh polyclonal antibody yang terbentuk dari imunitas orang yang pernah terinfeksi," katanya..
Menurut dr Daeng, mutasi N439K ini ditemukan juga di Inggris, tempat pertama kali varian B117 merebak. Varian Corona B117 sendiri dituding sebagai salah satu pemicu gelombang kasus Covid-19 di Eropa akhir-akhir ini.
Untuk menekan laju penularan, dr Daeng mengingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Bagi yang memiliki komorbiditas atau kondisi penyerta yang rentan terhadap dampak fatal Covid-19, disarankan untuk melakukan kontrol kesehatan rutin.[*red]


Komentar Via Facebook :