Munas III PJS Resmi Bergulir, Perkuat Konsolidasi Organisasi Menuju Konstituen Dewan Pers

Munas III PJS Resmi Bergulir, Perkuat Konsolidasi Organisasi Menuju Konstituen Dewan Pers

CYBER88 | JAKARTA  – Musyawarah Nasional (Munas) III Pro Jurnalisme Siber (PJS) resmi dibuka di Jakarta, Selasa (21/7/2026), menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta menyusun langkah strategis menghadapi tantangan dunia jurnalistik di era digital.

Forum tertinggi organisasi ini diikuti ratusan delegasi dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PJS dari berbagai wilayah Indonesia. Pembukaan berlangsung khidmat diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Mars PJS yang menggambarkan semangat persatuan seluruh peserta.

Mengusung tema "Transformasi Jurnalis Siber di Era Digital: Memperkuat Kompetensi dan Perlindungan Hukum demi Masa Depan Pers Indonesia," Munas III PJS dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Penasehat PJS, Farij Aljawi.

Ketua Umum PJS, Mahmud Marhaba, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musyawarah Nasional merupakan amanat organisasi yang tidak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga forum untuk menyusun kebijakan dan program kerja demi kemajuan PJS.

Mahmud menyampaikan, salah satu prioritas utama organisasi saat ini adalah menuntaskan berbagai persyaratan agar PJS dapat diterima sebagai konstituen Dewan Pers.


"Visi PJS adalah melahirkan jurnalis yang berintegritas, kompeten, dan profesional. Untuk mewujudkan hal itu dibutuhkan kerja sama seluruh pengurus dan anggota agar organisasi semakin kuat dan mendapat pengakuan sesuai harapan," ujarnya.

Ia juga meminta seluruh pengurus di daerah segera melengkapi dokumen administrasi yang masih diperlukan sebagai bagian dari proses verifikasi organisasi.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat PJS Farij Aljawi menekankan bahwa perkembangan teknologi digital menuntut wartawan terus meningkatkan kompetensi. Menurutnya, jurnalis perlu memiliki spesialisasi bidang liputan agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang lebih tajam, akurat, dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Ia menilai spesialisasi profesi akan meningkatkan kualitas pemberitaan sekaligus memperkuat profesionalisme insan pers di tengah derasnya arus informasi digital.

Farij juga mengapresiasi tingginya partisipasi pengurus PJS dari seluruh Indonesia dalam Munas III. Menurutnya, kehadiran para delegasi mencerminkan soliditas organisasi dan komitmen bersama untuk membawa PJS menjadi organisasi pers yang semakin kredibel dan profesional.

Dengan mengucapkan "Bismillahirrahmanirrahim," Farij Aljawi secara resmi membuka Musyawarah Nasional III PJS yang ditandai dengan ketukan palu sidang.

Usai pembukaan, agenda dilanjutkan dengan sidang pleno yang dipimpin Ketua Umum PJS Mahmud Marhaba. Selama Munas, para peserta akan membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi organisasi, penyusunan program kerja, pemilihan kepengurusan periode berikutnya, hingga memperkuat langkah PJS menuju pengakuan sebagai konstituen Dewan Pers.

Komentar Via Facebook :