Soft Launching Sterilisasi Pelabuhan Merak Resmi Digelar, Umar Imran Batubara Ajak Seluruh Stakeholder Perkuat Kolaborasi
CYBER88 | CILEGON – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak menggelar Soft Launching Implementasi Sterilisasi Pelabuhan Merak di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Senin (20/7/2026). Program tersebut menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pelabuhan yang lebih tertib, aman, nyaman, dan berkeselamatan melalui pengelolaan akses yang terintegrasi.
Kegiatan dihadiri oleh unsur KSOP Kelas I Banten, BPTD, TNI-Polri, PT Kereta Api Indonesia, operator pelayaran, instansi pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan di kawasan Pelabuhan Merak.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak, Umar Imran Batubara, mengatakan implementasi sterilisasi pelabuhan merupakan bagian dari transformasi pelayanan penyeberangan yang mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan ketertiban.
Menurutnya, salah satu perhatian utama adalah penataan akses pejalan kaki yang selama ini masih melintasi rel kereta api di Pos 2. Kondisi tersebut dinilai memiliki potensi membahayakan keselamatan pengguna jasa sehingga diperlukan penataan bersama.
"Kami akan berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia serta Direktorat Jenderal Perhubungan Darat untuk menata akses penumpang agar lebih aman. Berbagai kekurangan akan terus dievaluasi dan disempurnakan bersama seluruh stakeholder," ujar Umar Imran Batubara.
Ia menjelaskan, Pelabuhan Merak merupakan Objek Vital Nasional sesuai Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor KP-DRJD 8.115 Tahun 2023, sehingga seluruh pihak memiliki tanggung jawab menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran operasional pelabuhan.
Selain itu, implementasi sterilisasi juga mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 91 Tahun 2021 tentang zonasi kawasan pelabuhan penyeberangan. Dengan regulasi tersebut, seluruh aktivitas di kawasan pelabuhan diharapkan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Sementara itu, sambutan Kepala KSOP Kelas I Banten yang dibacakan oleh Faisal Rahman menyampaikan apresiasi kepada PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) atas inisiatif penerapan sterilisasi Pelabuhan Merak.
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar perubahan sistem akses, tetapi menjadi upaya membangun budaya keselamatan, ketertiban, dan disiplin bagi seluruh pengguna jasa maupun insan pelabuhan.
Dukungan juga datang dari asosiasi pelayaran yang menilai ASDP telah melakukan persiapan matang melalui koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan. Mereka menyatakan siap mendukung implementasi sterilisasi pelabuhan agar pelayanan penyeberangan semakin profesional, aman, dan nyaman.
Melalui implementasi sterilisasi ini, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berharap Pelabuhan Merak dapat menjadi pelabuhan penyeberangan yang lebih tertib, aman, nyaman, dan modern, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antara Pulau Jawa dan Sumatera.


Komentar Via Facebook :