Wakil Ketua DPRD Klaten Apresiasi Pagelaran Wayang Raden Bambang Sridaya, Sedot 10 Ribu Penonton
CYBER88 | Klaten – Pagelaran wayang kulit dalam rangka tasyakuran keluarga Raden Bambang Sridaya di Desa Jombor, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Sabtu (18/7/2026) malam, tidak hanya menjadi pesta budaya yang menyedot sekitar 10 ribu penonton, tetapi juga mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klaten yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Klaten.
Kehadiran pimpinan DPRD tersebut menjadi perhatian dalam acara yang dipadati masyarakat dari berbagai daerah. Ia menilai kegiatan yang digelar Raden Bambang Sridaya, yang juga kader Partai Gerindra, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, di tengah derasnya arus modernisasi, masih adanya tokoh masyarakat yang menggelar pagelaran wayang kulit berskala besar merupakan langkah yang patut diapresiasi. Selain menjaga warisan budaya leluhur, kegiatan tersebut juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui meningkatnya aktivitas para pelaku UMKM.
"Atas nama pribadi dan Partai Gerindra, saya memberikan apresiasi kepada Bapak Raden Bambang Sridaya yang telah menyelenggarakan kegiatan luar biasa ini. Beliau tidak hanya berbagi rasa syukur kepada masyarakat, tetapi juga ikut menjaga kelestarian budaya Jawa dan memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar," ujarnya.
Ia berharap semangat yang ditunjukkan Raden Bambang Sridaya dapat menjadi inspirasi bagi tokoh masyarakat maupun pelaku usaha lainnya untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui kegiatan sosial dan pelestarian budaya.
Pagelaran wayang kulit menghadirkan Dalang Ki Tantut Sutanto dengan lakon Tumuruning Wahyu Tunggul Wulung. Suasana semakin semarak saat penyanyi muda Niken Salindry tampil di atas panggung dan disambut riuh tepuk tangan ribuan penonton.
Selain Niken Salindry, panggung hiburan juga dimeriahkan Anik Sunyahni, Mbokne Ganden, serta komedian Bagong Gendowor yang sukses menghibur masyarakat hingga dini hari.
Kemegahan acara turut ditandai dengan kehadiran sejumlah pejabat, para jenderal, Bupati Klaten, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, anggota DPRD Kabupaten Klaten, jajaran Forkopimcam Ceper, serta para kepala desa se-Kecamatan Ceper yang berbaur bersama masyarakat menikmati pertunjukan budaya tersebut.
Di sisi lain, ratusan pelaku UMKM turut merasakan berkah dari membludaknya pengunjung. Berbagai lapak kuliner, minuman, mainan anak, hingga pedagang kaki lima dipadati pembeli sejak sore hingga menjelang pagi, sehingga pagelaran tersebut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Raden Bambang Sridaya mengatakan, pagelaran wayang kulit tersebut merupakan ungkapan rasa syukur atas limpahan rezeki yang diberikan Allah SWT kepada keluarganya. Rasa syukur itu diwujudkan dengan berbagi kebahagiaan kepada masyarakat sekaligus ikut menjaga kelestarian budaya bangsa.
"Ini adalah bentuk rasa syukur keluarga kami atas segala nikmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT. Semoga kegiatan ini menjadi berkah, mempererat tali silaturahmi, sekaligus menjadi ikhtiar untuk menjaga dan melestarikan seni budaya wayang agar tetap dicintai generasi penerus," ungkapnya.


Komentar Via Facebook :