Gembrung Bersama Jadi Ajang Pelestarian Budaya, Mahfud Abdurrahman Dorong Pencak Silat Terus Berkembang

Gembrung Bersama Jadi Ajang Pelestarian Budaya, Mahfud Abdurrahman Dorong Pencak Silat Terus Berkembang

CYBER88 | SERANG – Semangat melestarikan budaya sekaligus mempererat tali persaudaraan mewarnai kegiatan "Gembrung Bersama" yang digelar di kediaman Pembina sejumlah paguron pencak silat, Haji Endin Oktaviana, di Perumahan Taman Graha Asri, Kota Serang, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan yang diikuti para pendekar, tokoh masyarakat, serta pegiat seni budaya itu menjadi momentum memperkuat silaturahmi antarperguruan pencak silat sekaligus meneguhkan komitmen menjaga warisan budaya bangsa.

Acara berlangsung penuh keakraban dengan rangkaian doa bersama, ngaliwet, atraksi pencak silat, serta diskusi mengenai pentingnya pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.

Hadir dalam kegiatan tersebut Mahfud Abdurrahman, Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan dan kebudayaan sekaligus Ketua Umum Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (KPSTI). Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas konsistensi para paguron yang terus menghidupkan pencak silat sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.

Menurut Mahfud, pencak silat memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar olahraga atau seni bela diri. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur seperti disiplin, persaudaraan, penghormatan, dan pembentukan karakter yang perlu diwariskan kepada generasi penerus.

"Pelestarian budaya membutuhkan sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, nilai-nilai luhur warisan leluhur dapat terus hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman," ujarnya.

Ia berharap kegiatan seperti Gembrung Bersama mampu membangkitkan minat generasi muda untuk mencintai pencak silat serta menjadikan budaya lokal sebagai bagian dari kebanggaan nasional.

Sementara itu, Haji Endin Oktaviana, Pembina sejumlah paguron pencak silat sekaligus Ketua Umum KPSTI Provinsi Banten, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat persaudaraan antarperguruan sekaligus memperluas ruang pelestarian budaya.

Menurutnya, pencak silat bukan hanya warisan leluhur yang harus dijaga, tetapi juga sarana membangun karakter, menanamkan nilai kebersamaan, serta memperkokoh persatuan masyarakat.

"Semoga Gembrung Bersama terus menjadi wadah mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap pencak silat sebagai kebanggaan budaya Indonesia, khususnya di Provinsi Banten," tutupnya.

Komentar Via Facebook :