Abidin Fikri: Kemerdekaan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat, Bukan Sekadar Bebas dari Penjajahan
Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abidin Fikri saat menjadi narasumber dalam Lokakarya Kebangsaan Fraksi PDI Perjuangan MPR bersama Dewan Pakar Nasional PA GMNI di Tangerang, Rabu (19/8/2026).
CYBER88 | Tangerang – Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abidin Fikri menegaskan bahwa makna kemerdekaan Indonesia tidak berhenti pada terbebasnya bangsa dari penjajahan. Menurutnya, kemerdekaan harus diwujudkan melalui kehidupan masyarakat yang sejahtera, keadilan sosial, serta hadirnya negara untuk melindungi seluruh rakyat.
Hal tersebut disampaikan Abidin saat menjadi narasumber dalam Lokakarya Kebangsaan Fraksi PDI Perjuangan MPR yang digelar bersama Dewan Pakar Nasional Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) di Tangerang, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Kemerdekaan, Kedaulatan, dan Masa Depan Indonesia: Menimba Api Pemikiran Bung Karno untuk Menjawab Tantangan Zaman.”
Abidin menilai tema tersebut relevan untuk menjadi bahan refleksi pada momentum 81 tahun Indonesia merdeka. Ia mengatakan, peringatan kemerdekaan semestinya tidak hanya dilakukan dengan mengenang perjuangan para pendiri bangsa, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi sejauh mana kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Makna kemerdekaan harus terlihat dalam kehidupan rakyat. Negara harus hadir, terutama bagi masyarakat yang masih membutuhkan perlindungan dan keberpihakan,” ujar Abidin.
Ia menekankan bahwa ukuran keberhasilan kemerdekaan dapat dilihat dari kemampuan negara memastikan masyarakat memperoleh kehidupan yang layak. Karena itu, persoalan kemiskinan dan keterlantaran tidak boleh dianggap sebagai masalah yang dapat dibiarkan begitu saja.
Dalam kesempatan tersebut, Abidin juga mengingatkan kembali amanat konstitusi, khususnya Pasal 34 Ayat (1) UUD 1945 yang menegaskan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
Menurutnya, amanat tersebut merupakan bentuk tanggung jawab konstitusional negara dalam memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam menikmati hasil pembangunan dan kemerdekaan.
Abidin berharap semangat kemerdekaan terus diterjemahkan ke dalam kebijakan yang mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat, memperluas keadilan sosial, serta memastikan negara hadir bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.


Komentar Via Facebook :