Pemuda Tani Indonesia Tolak Impor Beras, Desak Pemerintah Bentuk Badan Pangan Nasional

Pemuda Tani Indonesia Tolak Impor Beras, Desak Pemerintah Bentuk Badan Pangan Nasional

CYBER88 | Jakarta -- Menyikapi persoalan pertanian nasional dan daerah, Gerakan Pemuda Tani Indonesia melaksanakan agenda dialog Tani nasional bertemakan, "Evaluasi Tata Kelola Pangan dan Isu Strategis Pertanian," hari Jum'at, (19/3/ 2021).

kegiatan di buka oleh Fary Francis sebagai Ketua umum Pemuda Tani Indonesia, pembicara Kunci G. Budisatrio Djiwandono Wakil Ketua Komisi IV DPR Republik Indonesia, beliau juga wakil ketua Umum HKTI dan dihadiri oleh pengurus pusat dan daerah pemuda tani Indonesia. 

Perwakilan Pimpinan daerah memaparkan persoalan pertanian didaerah oleh M. Fadly Abdina Ketua DPD Pemuda Tani Sumatra Utara, Darull Izza Al-Fatawi Ketua DPD Pemuda Tani Jawa Timur, Hendra Saputra Ketua DPD Pemuda Tani kalimantan selatan dan Cynthia I. Erkles Ketua DPD Pemuda Tani Sulawesi Utara.

Pada kesempatan yang sama, Fary Francis menjelaskan, "Pemuda Tani Indonesia menolak rencana Impor Beras 1 Juta Ton karena Petani sedang memasuki musim panen, fakta data BPS dan Kementerian Pertanian bahwa potensi produksi beras pada bulan Januari s/d April 2021 sebesar 14,54 juta ton dan konsumsi beras sebesar 9,72 juta ton sehingga surplus beras sebanyak 4,81 juta ton. 

Di sisi lain panen raya dibeberapa daerah mengalami penurunan Harga Gabah Kering Panen di tingkat petani di bawah Harga pembelian Pemerintah (HPP) sehingga sangat perlu perhatian lebih dari pemerintah dalam melakukan stabilisasi harga nasional.

Selain itu, lanjut Fary bahwa Pemuda Tani Indonesia mendesak pemerintah segera membentuk Badan Pangan Nasional sesuai amanat UU No 18 tahun 2012.

Karena sudah 8 tahun pemerintah belum juga membentuk Badan Pangan Nasional yang diharapkan mampu membangun koordinasi, integrasi, dan sinergi lintas sektor serta bertanggung jawab langsung Kepada Presiden, sehingga Indonesia tidak lagi Impor Pangan. 

Oleh karena itu, kami Pemuda Tani Indonesia akan terus mengawal pembentukan Badan ini.

Komentar Via Facebook :