Ketua LSM KPH - PL Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar
CYBER88 | Duri - Ketua Umum LSM Komunitas Peduli Hukum dan Penyelamatan Lingkungan (KPH - PL) kutuk pelaku bom bunuh diri dan juga mengkritik Anggaran BNPT yang cukup besar, yang sudah di gelontorkan APBN untuk pencegahan dan penanggulangan terorisme di Indonesia. Minggu, (28/03/21).
Menyikapi ledakan bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral di Jalan Kartini, Kota Makassar, pada Minggu 28/03/21, Ketua Umum KPH - PL. Amir Muthalib, mengharapkan semua kalangan Masyarakat harus mampu menahan diri dan jangan mudah terpancing, serta tetap menjaga keamanan, menciptakan kerukunan dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat.
Ketua Umum LSM Komunitas Peduli Hukum dan Penyelamatan Lingkungan (KPH - PL) Amir Muthalib juga mempertanyakan kenapa tragedi ini bisa terjadi lagi, seharusnya hal ini sudah bisa terkendali dikarenakan APBN yang di gelontorkan untuk BNPT sangat lah besar, bahkan sudah setara dengan sebuah APBD yang ada di Kabupaten / kota pertahunnya.
"Pagu anggaran BNPT tahun 2021 sebesar Rp. 515.919.444.000," kata Boy dalam rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa, 15 September 2020.
Dari KPH - PL juga merasa sangat heran, dengan anggaran sebesar itu kemana saja di belanjakan dana tersebut, sehingga kenapa masih terjadi bom bunuh diri baru-baru ini.
"Kami juga percaya dan sangat berharap kepada Kapolri, untuk sesegera mungkin mengungkapkan dalangnya di belakang tragedi itu, harapan kita yang paling penting adalah pihak kepolisian secepatnya mengusut tuntas, ada apa di balik kejadian bom bunuh diri ini," penuh harapnya.


Komentar Via Facebook :