Diskusi Disdik Jabar dan AKN Implementasikan Program Bantuan Kuota Internet Tahun 2020 - 2021

Diskusi Disdik Jabar dan AKN Implementasikan Program Bantuan Kuota Internet Tahun 2020 - 2021

CYBER88 | Karawang - Menindaklanjuti kebijakan program bantuan kuota data internet di masa Covid-19, Disdik Provinsi Jawabarat melalui Sekdisdik (Sekretaris Dinas Pendidikan) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Wahyu Mijaya mengatakan bahwa "seluruh sekolah di Jabar sejauh ini masih tetap melakukan pembelajaran jarak jauh (daring)." 

"Pola pembelajaran di daerah yang terjangkau internet tetap melakukan pembelajaran daring, sedangkan untuk daerah blank spot (tak terjangkau internet) kami bekerja sama dengan salah satu provider," tutur Wahyu dalam diskusi Konfirmasi Data Mengenai Program Bantuan Kuota Data Internet pada Masa Covid-19.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI di Aula Dewi Sartika, Kantor Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Selasa (30/3) yang dihadiri pejabat struktural dan analisis APBN di lingkungan Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) UPTD Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) Disdik Jabar, Hendra Kusuma Sumantri memaparkan bahwa berdasarkan survei, hambatan yang dialami peserta didik selama belajar daring, yaitu sulit memahami materi, bosan, dan kurang konsentrasi, ”Ungkapnya

"Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami menyimpulkan bahwa peserta didik menyukai pembelajaran yang kontekstual, tugas tidak membebani, dan pembelajaran terjadwal (kemampuan belajar per hari 1 sampai 4 jam)." Saran Hendra

Pada kesempatan tersebut, Kepala Pusat Kajian AKN (Akuntabilitas Keuangan Negara), Helmi memaparkan, maksud dan tujuan diskusi ini untuk mengetahui implementasi program bantuan kuota data internet di tahun 2020 dan perencanaan di tahun 2021, juga untuk meyakini terwujudnya pengelolaan program yang akuntabel dan efektif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar di masa pandemi.

"Semoga, dengan diskusi ini dinamika yang terjadi dapat teratasi." Tutupnya [hys]

Komentar Via Facebook :