Pembangunan RS Hastin Diduga Abaikan Keselamatan Warga Sekitar

Pembangunan RS Hastin Diduga Abaikan Keselamatan Warga Sekitar

CYBER88 | Karawang - Adanya kejadian jatuhnya potongan besi berukuran ± 2 meter dari lantai atas pembangunan Rumah Sakit (RS) Hastin, jadi bahan perbincang publik, baik di Dunia nyata maupun di Dunia Maya Facebook.

Seperti yang di update oleh pemilik akun facebook Kelik Simas di group Facebook inforengasdengklok.com yang dalam statusnya mengatakan,

"Kemaren kejadian besi panjang jatuh ke gang untung tidak kena orang yang lewat tapi kena atap warga,kata pemborong mau dipasang jaring pengaman tapi ternyata belum dipasang dan pengerjaan berlanjut, apa nunggu pekerjanya jatuh baru dipasang jaring pengaman ????"

Saat dihubungi via telephone seluler, pemilik akun tersebut mengatakan bahwa untuk lebih jelasnya bisa langsung bicara dengan Iyet selaku isterinya yang mengatakan bahwa

"Dengan adanya kejadian tersebut, langsung diinformasikan kepada Kontraktor Pembangunan RS Hastin yang ada di Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang - Jawabarat berinisial S dan R, namun mereka menganggap bahwa besi yang jatuh keluar lokasi pembangunan tersebut bukan dari pekerjaan yang ada di RS Hastin, bisa saja itu pekerjaan orang yang iseng." Tudingnya

Jelas jelas, sambung Iyet, ada buktinya atap saya bolong dan jalan gang pun bolong, akibat ada besi yang jatuh dari atas pembangunan RS Hastin.

"Bahkan sebelumnya pada saat pemasangan paku alam RS Hastin pun membuat tembok rumah retak retak, saat pengecoran pun atap rumah juga sempat kecipratan dari coran, dan pernah juga ada balok yang jatuh," Ungkap Iyet kepada cyber88.co.id via telephone seluler, Sabtu malam (17/04/2021).

Sebelumnya ia (Iyet.red) sudah beberapa kali datang ke kontraktor pembangunan Gedung RS Hastin, meminta kepada pihak kontraktor untuk memasang jaring pengaman agar benda yang jatuh dari lantai atas tidak jatuh kejalan gang yang berdampingan langsung dengan pembangunan rumah sakit. Tegasnya

Dari pantauan CYBER88 dilokasi, diduga dalam pengerjaan pembangunan gedung baru RS Hastin setinggi 6 lantai tersebut tidak mengutamakan keselamatan warga sekita.

Pasalnya, tidak ada jaring pengaman yang benar - benar bisa mengantisipasi bila ada benda yang jatuh dari atas tempat pembangunan RS Hastin, maka tidak jatuh keluar lokasi pembangunan.

Namun dapat terjaring ke jaring pengaman, pasalnya disamping pembangunan RS Hastin tersebut ada Jalan gang yang merupakan akses lalu-lalang warga, sehingga riskan bisa membahayakan warga pengguna jalan tersebut.

Hingga berita ini dipublikasi, Kepala Desa Rengasdengklok Utara, R dan S selaku kontraktor pembangunan RS Hastin belum bisa dihubungi untuk memberikan keterangan perihal kejadian tersebut diatas. (Hys)

Komentar Via Facebook :