Kepala UPTD Kebersihan Wilayah II Rengasdengklok Angkat Bicara
CYBER88 | Karawang - Adanya pemberitaan perihal tumpukan sampah di wilayah Pasar Rengasdengklok, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang yang hingga jam 9 malam tumpukan sampah masih ada, Iki Kepala UPTD Kebersihan Wilayah II Rengasdengklok angkat bicara.
"Terjadinya penumpukan sampah di Pasar Rengasdengklok hingga jam sembilan malam belum terangkut armada untuk dibawa ke TPA Jalupang , karena adanya kendala di TPA Jalupang, “Kata dia.
Menurut informasi yang di dapat dari Kabid Kebersihan Guruh Sapta, lantut Iki, karena ada salah satu alat berat beko yang rusak. Sehingga secara otomatis akan menghambat pergerakan armada pengangkut sampah saat membuang sampah ke TPA Jalupang.
Contohnya belakang pasar baru diangkut jam 2 petang dini hari" Jelas Iki kepada cyber88.co.id, Kamis (01/04/2021).
Ia juga menyampaikan, “yang membuang sampah ke TPA Jalupang ini bukan hanya UPTD Kebersihan Wilayah II Rengasdengklok saja, namun UPTD Kebersihan lainnya pun sama ada terdapat 4 wilayah.
Baca Juga : Penumpukan Sampah Pasar Rengasdengklok Jadi Pertanyaan
Bahkan dari pihak ke tiga (pengusaha swasta.red) se kabupaten Karawang yang ada izin pun membuang sampahnya ke TPA Jalupang sangat banyak hingga ratusan mobil, yang secara otomatis akan mengalami kendala yang sama, sehingga kemungkinan akan terjadi juga, adanya penumpukan sampah diwilayah kerjanya masing - masing, karena telatnya pengangkutan, “Ungkapnya
Semoga adanya troble di TPA Jalupang bisa cepat selesai, sehingga tidak menimbulkan keterlambatan pembuangan di TPA Jalupangnya dan pengangkutannya kembali sampah yang menumpuk di wilayah kerja masing - masing UPTD Kebersihan ataupun pihak ketiga.
Pada kesempatan tersebutpun, Iki menguraikan, perihal adanya pembuangan sampah liar, bukannya tidak diangkut, namun dalam hal ini mengalami kendala seperti armada yang dimiliki dan kemudian Ritase atau BBM yang boleh di isi di TPA Jalupang pengangkutan perharinya yang dibatasi, dimana di UPTD Kebersihan Wilayah II Rengasdengklok hanya memiliki 6 Armada yang beroperasi, sementara untuk Ritase pengangkutan sampah perharinya ke TPA Jalupang hanya diberi 8 Ritase dengan arti buang hanya bisa 8 kali, “Tambah dia.
Alternatifnya, kami menunggu ditambah fasilitas berupa mobil sewa yang ada nanti diberikan oleh DLHK. Pungkasnya [hys]


Komentar Via Facebook :