S Ungkap Dalih Perihal K3 Dipekerjaan Pembangunan RS Hastien
CYBER88 | Karawang -- Setelah sebelumnya Minggu (18/4) diberitakan di Cyber88.co.id berjudul “Pekerjaan Pembangunan RS Hastien di Desa Rengasdengklok Utara Tanpa Safety” hingga saat ini pelaksanaan proyek pembangunan rumah sakit tersebut masih terlihat mengabaikan peraturan dalam menerapkan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
Hal tersebut, diduga kerena tidak adanya ketegasan dari pihak kontraktor yakni PT Konsep Rumah Indonesia, maupun dari pihak pengawas terhadap para pekerja agar menerapkan K3 dilingkungan kerja, seperti yang ditegaskan dalam Undang - Undang Nomor 1 Tahun 1970.
Dalam Undang - Undang tersebut ditegaskan, K3 wajib diterapkan diseluruh tempat kerja yang tujuannya antara lain guna melindungi dan menjamin keselamatan pekerja dan orang lain yang berada di tempat kerja. Pasalnya, setiap aktivitas kerja memiliki potensi munculnya bahaya dan risiko, baik itu keselamatan maupun kesehatan.
Pantauan Cyber88.co.id di lokasi pekerjaan, Selasa (20/04/2021), disaat sedang adanya pekerjaan pengecoran, nampak masih terlihat jelas adanya pekerja yang tidak menggunakan safety dalam bekerja seperti yang terekam secara audio visual.
Padahal, tidak diterapkannya K3, riskan sekali terjadi sesuatu hal yang tidak diharapkan, seperti terjadinya kecelakan kerja yang akan berdampak buruk terhadap nama baik RS Hastien, maupun nama baik pihak Perusahaan.
S selaku kontraktor dari PT Konsep Rumah Indonesia mengatakan, "untuk K3 pihaknya sudah menyediakan, dalam hal ini bukan hanya helm pelindung saja, melainkan perlengkapan K3 lainnya pun sudah dipersiapkan.
“Adapun perihal helm pelindung yang tidak digunakan pekerja, dikarenakan keadaan angin diatas gedung cukup kencang yang membuat helm pelindung kerja jadi mudah terbang yang bisa mengganggu pekerjaan, sehingga untuk kenyamanan kerja, pekerja tidak menggunakan helm pelindung sebagai safety." Ungkapnya saat ditemui Cyber88.co.id di ruang kerjanya Selasa (20/4)
S juga menyampaikan, “dipekerjaan ini tidak ada mandornya, sehingga pada saat datang ke lokasi untuk menemui mandor pekerja, maka tidak akan bisa menemuinya. Dengan adanya kejadian ini, akan dilakukan briefing terhadap para pekerja agar bisa menerapkan K3, “Pungkasnya (Hys)


Komentar Via Facebook :