Kades Mulyasari, Bayarkan Pajak Warganya Selama Pandemi Covid-19, Dalam Tarling Bukti Pembayaran Diserahkan

Kades Mulyasari, Bayarkan Pajak Warganya Selama Pandemi Covid-19, Dalam Tarling Bukti Pembayaran Diserahkan

CYBER88 | Mesuji -- Pajak Bumi dan Bangunan yang biasa disebut PBB, itu  kewajiban rutinitas setiap tahun bagi warga negara Indonesia. Namun faktanya, kesadaran masyarakat untuk membayar pajak masih memprihatinkan. Apalagi dalam situasi pandemi. Covid-19.

Padahal, berkembangnya roda pembangunan infrastruktur bisa berjalan salah satunya didorong Pajak Bumi dan Bangunan. Dimana PBB merupakan penunjang roda pembangunan yang efektif dalam suatu Negara. Seperti yang dirasakan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur di pelosok-pelosok desa salah satunya dari pajak.

Dalam kondisi ekonomi sulit akibat dampak pandemic Covid-19, apa yang dilakukan oleh Subhan Ali, Kepala Desa Mulyasari Kecamatan mesuji timur, Kabupaten Mesuji Lampung patus mendapat apresiasi.

Pasalnya, untuk meringankan kewajiban masyarakatnya dimasa pandemi Covid-19, sudah dua tahun terakhir ini, Pajak warga desa tersebut dibayarkan pakai uang dari kantong pribadinya.

“Ini saya lakukan untuk meringankan beban ekonomi masyrakatat karena PBB ini merupakan kewajiban setiap warga Negara, “Ucap Subhan Ali, saat melakukan taraweh keliling (Tarling) di wilayah desanya, Kamis (22/4/2021)

"Di bulan puasa ini, saya juga menyempatkan kegiatan rutinitas teraweh keliling sambil membagikan bukti pembayaran pajak sebanyak dua kohir kepada warga, “Ujarnya.

Masyarakat pun, menyampaikan ucapan terima kasih pada Kepala Desa yang telah membayarkan pajaknya. Mereka mendo’akan apa yang dilakukan Kadesnya mendapat imbalan yang setimpal.

"Atas nama Masyarakat Desa Mulyasari, kami mengucapkan beribu-ribu terimakasih kepada bapak kepala Desa yang sudah dua tahun ini membayar pajak kami, “Ujar Paiman.

Untuk diketahui, Meski terletak lumayan jauh dari pusat wilayah Kecamatan Mesuji Timur akan tetapi masalah infrastruktur pembangunan, Desa Mulyasari tidak kalah jauh dengan desa-desa lainnya. [ei]

Komentar Via Facebook :