Swadaya Masyarakat sekitar Makam Sejarah Zaman Rosul
CYBER88 Garut, Jawa Barat - Tahun 640 M diperkirakan pemakamam tersebut merupakan pemakaman para raja dan para pejabat pengelola nagara. Bila dilihat dari karakter pemakaman termasuk pemakaman Muslim, hal tersebut bisa dilihat dari huruf Arab yang ditulisnya masih terpisah pisah, ditemukan tulisan Lailaha Ilallah, Bismillah , angka angka tahun al 119 H, 12 H, 1119. 111. 1111 dll. Dari angka tahun tersebut, kemungkinan makam jika merujuk ke angka 12 H sudah ada sejak sekitar tahun 622 M, jika merujuk ke 111 H sekitar 721 M. Artinya Islam masuk ke Nusantara melalui Garut jauh lebih tua dari catatan sejarah yang selama ini sering diajarkan di bangku sekolah yaitu sekitar abad 14 – 15 M.
Menurut ceritra rakyat di sekitar pemakaman , disemayamkan petilasan Rakeyan Kean Sancang dikenal juga sebagai Jalu putra raja Tarumanagara VIII Kertawarman yg lahir sekitar tahun 591 M, dari putri Setyawati alias Nyi Arum Honje atau Wang Amet Samidha dari Hutan Sancang tepu 6Sungai Cikaengan Garut ( bukan Pangeran Kean Santang putra prabu Jayadewata Sribaduga Maharaja di thn 1486 M ) bila dilihat dari tahun kelahiran memang sezaman dengan zaman Rosulullah dan para sahabat ( baginda Rosulullah lahir 571 M) adapun tahun Hijriah dimulai tahun 610 M.
Dimakam tersebut ada tertulis 12 H= 622 M.konon kabarnya pada usia 45 sd 50 tahun sekitar tahun 640 M – 646 M Rakean Sancang pergi ke Mekah untuk ibadah haji, dan berguru kepada Sayidina Ali, bahkan berdasarkan catatan Ulama Mesir Syaidina Ali bin Abu thalib RA pada saat mengislamkan Cyprus Tripoli dan Afrika Utara dibantu oleh tokoh asal Timur jauh ( Javadwipa ) lebih diperjelas lagi dari Naskah Wangsakerta bahwa yg ikut membantu dalam penaklukan di Afrika adalah Putra Raja Taumanagara VIII , siapa lagi putra Tarumanagara yang ke Mekah dizaman itu selain Rakean Sancang yang ternyata selama di Tanah Arab selain ibadah haji dan memperdalam Agama, beliau juga ikut membantu Penaklukan penaklukan dalam rangka Syiar Islam di masa Sayidina Ali, setiba nya dari Tanah suci di Sancang beliau awalnya mendirikan Padepokan sehingga dinamakanlah daerah tersebut sebagai Kampung Depok yang kemudian akhirnya mendirikan Keadatuan Suramandiri sebagai Wilayah yang Mandiri atau Negara kecil, ketika Sayidina Ali mendapat Musibah di bavok di Mesjid Kafash, beliau berangkat ke Mekah lagi, tapi hal tersebut dijadikan kesempatan oleh Naga jayawarman untuk menyerang Tarumanagara & Padepokan Suramandiri , sehingga Gn Nagara hancur dan Ribuan Syuhada gugur disana, dipemakaman tersebut disemayamkan sl Eyang Ruhi Kudratullah, Prabu Kian Santang, Ratu Gandawati ( istri Kian Santang ), Syeh Abdul jabar, Eyang sembah Ibrahim, Eyang Raksabumi dll. Itulah sekilas riwayat tentang Rakean Sancang dan Gunung Nagara yang ternyata Merupakan Tokoh Penyebar Agama Islam Pertama di Nusantara se jaman dengan Kekhalifahan Sayidina Ali Ra : Lahir 15 Sept 601 M – wafat 29 Jan 661, masa kekhalifahan 632 M– 661 M .
Sangat di sayangkan akses Jalan menuju ke Lokasi pemakaman tesebut cukup jauh Terjal dan Curam, jika tidak hati-hati cukup berbahaya karena kiri kanannya jurang setinggi lebih dari 200 m dengan kemiringan bisa mencapai 60 sd 75%, , jadi harus pegangan pakai tali, karena licin berpasir, selain itu dibawah belum ada Pintu gerbang sebagai ciri identitas makam Petilasan / makam bersejarah. begitu juga statusnya, belum jelas juga,. padahal sudah Terungkap jelas, tempat tersebut merupakan situs bersejarah yang Luar biasa, untuk menelusuri jejak Penyebaran Ajaran Islam di Nusantara. bahkan tidak menutup kemungkinan bisa banyak menguak Misteri Sejarah Islam di Nusantara Maka untuk itu Masyarakat dan Komunitas yang Peduli akan Budaya adat & Sejarah Memberanikan diri membangun Gerbang pintu masuk dan Tangga Pembuka untuk naik keatas bukit kira-kira untuk tahap pertama 170 M .
Semoga Gotong Royong Pembangunan Swadaya ini bisa Selesai ,kami ucapkan banyak terima kasih kepada wargi wargi , rekan rekan semua yang telah sudi membantu Pembangunan Gerbang dan Tangga Petilasan Makam Rakeyan Sancang . Penyebar Agama Islam Pertama di Tatar Sunda. Juga di Nusantara..semoga segala Amal kebaikanya menjadikan kita lebih baik lagi, Amin Yra.
Swadaya ini masih banyak membutuhkan uluran tangan , Doa , Restu dan materi para saudara yang peduli akan Sejarah dan sadar dalam waktu yg singkat ini , tidak mungkin terus terusan mengandalkan Pemerintah, inilah photo2 kegiatan Pembangunan selama 2 Minggu ini.
Bagi saudara yang Berkenan untuk berParisipasi Bisa menghubungi koordinator Pembangunan Kang Ujang No 085221333223 atau Opi N 082320715990 dan bisa kirim ke no rek BCA 2090513306 an Opi Nur Sopiatun.. Terima kasih atas Partisipasinya.(Red, AC)


Komentar Via Facebook :