BPIP RI Gelar Pembudayaan Nilai - Nilai Pancasila Kepada Pelajar SMP N 2 Trucuk Klaten
CYBER88 | KLATEN —Badan Pembinaan Ideologis Pancasila Republik Indonesia (BPIP-RI) melalui Direktorat Jaringan dan Pembudayaan bersama Biro Hukum dan Organisasi menggelar kegiatan "Pembudayaan Nilai-Nilai Pancasila kepada Pelajar" di SMP Negeri 2 Trucuk Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (20/8).
Kegiatan yang sama juga dilaksanakan di 3 sekolah lain di wilayah Cawas dan Trucuk, yaitu SMP Negeri 1 Cawas, SMP Negeri 2 Cawas, dan SMP Negeri 3 Cawas.
Hadir dalam kegiatan tersebut PLT Direktur Jaringan & Pembudayaan BPIP RI Prof. Dr. Agus Moh. Najib,S.Ag., M.Ag, Kepala Biro Hukum & Organisasi BPIP RI, Edi Subowo, S.H., M.H., Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Jaringan & Pembudayaan BPIP RI, Galuh Ibrahim, S.E., M.M., dan Analis Hukum Ahli Madya BPIP RI, Ibnu Tri Wijaya, S.H., M.H. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klaten.
*"Pancasila dalam Tindakan" Jadi Fokus Utama*
PLT Direktur Jaringan & Pembudayaan BPIP RI, Prof. Agus Muhammad Najib dalam sambutannya menyampaikan bahwa penguatan pemahaman Pancasila kepada generasi muda sangat penting dilakukan sejak dini.
"Sosialisasi pemahaman Pancasila ini kami lakukan ke beberapa sekolah di Klaten khususnya di tingkat SMP. Karena generasi muda sekarang banyak yang walaupun hafal Pancasila tetapi belum begitu memahami. Padahal mereka adalah calon-calon penerus generasi bangsa," ujar Prof. Agus.
Lebih lanjut Prof. Agus menegaskan bahwa materi utama dalam kegiatan ini adalah "Pancasila dalam Tindakan".
"Istilah kami, Pancasila dalam Tindakan. Jadi tidak hanya menghafal teori-teori tentang sejarah Pancasila tetapi juga diimplementasikan dalam praktek sehari-hari, baik di masyarakat, di keluarga, di sekolah. Contohnya tidak melakukan bullying, menyelesaikan masalah dengan musyawarah, dan mencari solusi yang bermanfaat bagi masyarakat banyak," jelasnya.
Prof. Agus juga menyoroti tantangan yang dihadapi sekolah saat ini yaitu pengaruh kemajuan teknologi dan media sosial terhadap siswa.
BPIP berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan di berbagai daerah sebagai upaya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif dan memperkuat jati diri bangsa melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila.


Komentar Via Facebook :